advertisement

Perbandingan Sensor Konten Porno Di Netflix Dan YouTube

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Perbandingan Sensor Konten Porno di Netflix dan YouTube –

advertisement

Jakarta – Netflix dicekal Telkom dengan salah satu alasan adanya konten kekerasan ataupun berbau porno. Sebenarnya, seberapa besar kemungkinan mereka yg belum cukup umur terpapar konten semacam itu di Netflix? Bagaimana perbandingannya dengan layanan video yang lain seperti YouTube?

Konten kekerasan dan cabul tak mampu dipungkiri memang masih ada di Netflix. Namun layanan video streaming ini sebetulnya telah memiliki sistem untuk mencegah konten semacam itu, seperti yg mereka tegaskan kala menanggapi soal diblokirnya layanan Netflix di Indonesia.

“Kami ialah sebuah layanan on demand yang memungkinkan orang memilih untuk berlangganan dan menetapkan apa, di mana dan kapan untuk menyaksikan,” kata juru bicara Netflix. “Layanan kami termasuk panduan rating dan sinopsis episode untuk menolong orang mendapat keterangan tentang apa yg tepat untuk mereka dan keluarganya. Bagi mereka yg menginginkan kontrol tambahan ataupun parental control, kami juga menyediakan sistem kode PIN untuk memastikan anak-anak tak dapat melihat konten tertentu”.

advertisement

Ada beberapa cara yg dapat dikerjakan user Netflix untuk mencegah anak di bawah umur mengakses konten video yg tak seharusnya. Pertama, ketika login ke Netflix, akan ada pilihan untuk memilih profil. Jika anak akan mengakses, mampu dipilih mode Kids di mana segala konten videonya khusus untuk anak anak saja. Tidak ada konten video dewasa.

Kalau mau lebih ketat, Netflix juga menyediakan parental control. Untuk mengakses fitur ini, dari menu yg berlokasi di kanan atas, pilih Your Account lalu klik Parental Control. Setelah memasukkan password, maka akan muncul pilihan untuk membuat PIN.

Setelah membuat PIN, ada pilihan rentang usia yg akan dibatasi kontennya. User dapat memilih sesuai dengan usia anak. Setelah diaktifkan, maka ketika anak akan membuka film yg menurut rating tak sesuai dengan umurnya, maka akan muncul tampilan untuk memasukkan PIN sehingga mereka tidak mampu menontonnya.

Selain sebab adanya parental control, kemungkinan anak di bawah umur mengakses konten Netflix semakin kecil sebab mereka hampir tak mungkin memiliki akun Netflix sendiri. Soalnya akun Netflix harus dibayar melalui kartu kredit yg seharusnya cuma mampu dibuat oleh orang dewasa.

Sekarang beralih ke YouTube, yg adalah layanan streaming video gratis, dapat diakses sepanjang user memiliki akses internet tanpa harus milik kartu kredit. Google selaku pemilik YouTube sebetulnya lumayan ketat menjaga kontennya agar bebas dari video bermasalah. Seperti halnya Netflix, memang cukup banyak konten berbau porno maupun kekerasan bebas lalu-lalang di YouTube. Apalagi seluruh orang dapat upload video di YouTube.

Untuk sistem penyensoran, YouTube salah satunya menerapkan metode data dari user. Jika user menemukan video tak pantas, mereka dapat segera mengadu dan video akan dihapus. Tapi dengan demikian, ada kekurangan di mana video tak pantas itu dapat tayang lebih dulu dan bebas diakses sebelum dihilangkan.

Untuk mengakses konten dewasa di YouTube, biasanya pengakses akan disambut dengan tulisan Content Warning, this video may be inappropriate for some users.Tapi sistem ini gampang diterobos. Asalkan memiliki akun Gmail dan mengaku telah cukup umur dengan menekan tombol bertuliskan I understand and wish to proceed, maka video akan segera tayang.

Ada upaya Google yg lebih tegas untuk menghadang konten tak pantas dan agar tak diakses anak di bawah umur. Yakni dengan masuk ke pengaturan Policy & Safety. Di situ diterangkan dengan jelas cara caranya.

Di software YouTube untuk alat mobile, ada juga fitur semacam itu. Cukup akses setting dan tekan general. Lalu aktifkan Restricted Mode, di mana video yg tak sesuai akan disembunyikan. Kemudian ada juga software khusus bernama YouTube Kids yg mampu diunduh ke alat mobile, di mana segala konten yg ditayangkan sudah disesuaikan untuk anak-anak. Untuk lebih jelasnya mengenai sistem filter konten Google di YouTube, mampu dilihat di video di bawah.

[youtube https://www.youtube.com/watch?v=pg_sxSql1dk] (fyk/ash)

Sumber: http://inet.detik.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Perbandingan Sensor Konten Porno di Netflix dan YouTube, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *