advertisement

Pasangan Penjual Siomay Keliling Ini Berhasil Sekolahkan Putrinya Hingga S3 Di Belkamu

By On Sunday, February 7th, 2016 Categories : News

PalingPopuler.Com mengabarkan tentang Pasangan Penjual Siomay Keliling Ini Berhasil Sekolahkan Putrinya Hingga S3 Di Belkamu.

Image dari Aninda-online.com

Mepunyai pendidikan tinggi dan bisa berguna bagi bangsa dan negara tentu ialah impian semua orang. Terlebih bagi orang tua, mereka pasti mepunyai cita-cita anaknya kelak mepunyai pendidikan yg tinggi, maupun paling tidak harus lebih baik dari mereka. Tak terkecuali bagi pasangan suami istri Miftahuddin dan Marmina, pedagang siomay yg berasal Parepare Sulawesi Selatan ini. Sejak dulu, mereka terus mempunyai keinginan agar anakanya lebih sukses dari pada mereka berdua.

advertisement

Meski hanya seorang pedagang bakso dan siomay keliling, mereka tidak ragu untuk mepunyai cita-cita tinggi pada pendidikan anaknya. Lalu bagaimana perjuangan Miftahuddin dan Marmina untuk membiayai anaknya kuliah, bagaimana pula Yassaroh putrinya berhasil menempuh pendidikan S3 di Belkamu, simak kisah selengkapnya di bawah ini.

advertisement

Perjuangan Miftahuddin dan Marmina Membesarkan Anak

Keluarga Miftahudin bukanlah keluarga mapan dengan gelimang harta yg mewah. Hanya seorang pedagang bakso dan siomay keliling tentu bukanlah pekerjaan yg mepunyai penghasilan besar. Miftahudin dan istrinya membesarkan dan mendidik anak-anaknya di sebuah rumah panggung kecil di Jalan Guru M Amin, Parepare/ Sulawesi Selatan. Istri Miftahudin setiap hari berjualan bakso dan nasi goreng di warung kecil punyanya guna menolong Miftahudin untuk tidak mengurangi pemasukan.

Mereka tidak pernah mengeluh dengan keadaan yg mereka hadapi, justru mereka terus bekerja keras demi mencapai cita-cita mereka menyekolahkan anaknya setinggi-tingginya. Dengan kerja keras tidak kenal lelah, membawa mereka kepada kesuksesan anak putrinya yg kini berhasil menempuh perguruan tinggi. Bahkan bukan di Indonesia, namun putrinya akan menyelesaikan program S3 nya di Belkamu.


Artikel yang lain: Taufiq Effendi ~ Tuna Netra Berprestasi Yang Dapatkan Beasiswa di 8 Negara

Perjalanan Pendidikan Yassaroh Putri Miftahuddin dan Marmina

Terlahir sebagai anak seorang pedagang siomay dengan keadaan ekonomi yg tidak terlalu mampu, tidak membuat Yassaroh berkecil hati. Sebaliknya, Yassaroh yg lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 23 Mei 1991 ini terus bersyukur karena usahanya terus diberikan kemudahan. Yassaroh ialah gadis cerdas yg terus meraih juara di sekolahnya.

Semenjak menempuh pendidikan sejak kecil hingga remaja yg ia habiskan di Parepare, Yassaroh terus menbisakan prestasi di sekolahnya. Pendidikannya di Parepare ia selesaikan pada tahun 2002 yg lalu sampai pada jenjang SMA. Setelah lulus SMA, lalu Yassaroh melanjutkan pendidikannya di perguruan tinggi dan masuk Fakulas MIPA Universitas Negeri Makassar. Di jenjang S1, Yassaroh berhasil lulus dengan indek prestasi komulatif (IPK) 3,97.

Tak mau berhenti di situ saja, Yassaroh lalu melanjutkan studinya dengan melanjutkan S2 maupun program pasca sarjana di Institut Teknologi Bandung (ITB). Di ITB, prestasi yg diraih Yassaroh juga sangat cemerlang, ia mampu meraih IPK 3,88, dan bahkan Yassaroh juga pernah ke Jepang dalam rangka program pertukaran mahasiswa.

Yassaroh Banyak Menbisakan Beasiswa

Dengan berbagai prestasi akademik yg mampu diraih holeh Yassaroh, membuat banyak lembaga yg menawarkan bea siswa kepadanya. Baik ketika menyelesaikan kuliah di Makassar maupun di Bandung, tawaran bea siswa terus datang kepada Yassaroh, seperti misalnya dari BRI dan PT Pertamina.

Akhirnya, perjalanan pendidikan Yassaroh kini akan diteruskan di Belkamu dengan kuliah strata 3 bidang ilmu kimia di perguruan tertinggi ternama di Belkamu, Universitas Groningen.  Program kuliah S3 ini rencananya akan dimulai pada bulan Juni mendatang. Yassaroh menbisakan bea siswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), sebuah lembaga pendidikan yg memang concern pada memberikan sarana bagi mahasiswa yg ingin menempuh kuliah di Belkamu.

Baca juga: Oktariani Nurul Pratiwi ~ Hijabers Muda Dengan Bakat Mentereng Di Bidang Teknologi Aplikasi

Meski kini Yassaroh termasuk anak yg sukses dengan pendidikannya, namun ia tetap ingat dengan apa yg dikerjakan oleh kedua orang tuanya yakni Miftahuddin dan Marmina. Ia merasa apa yg dicapai ketika ini ialah berkat dorongan kuat kedua orang tuanya, ia terus merasa bahwa pencapaiannya sama sekali tidak sebanding dengan perjuangan yg telah dikerjakan oleh kedua orang tuanya.

“Apa yg aku capai ketika ini belum sebanding dengan jerih payah orang tuaku,” ujar Yassaroh.

Yassaroh sendiri lalu menegaskan bahwa ia berjanji akan kembali ke Indonesia setelah menbisakan gelar Phd nya. Ia ingin mengabdikan diri di negaranya dengan ilmu yg telah ia bisakan, seyang lain itu ia juga berharap apa yg ia lakukan bisa jadi inspirasi bagi teman-teman nya yg yang lain yg masih muda.



Pasangan Penjual Siomay Keliling Ini Berhasil Sekolahkan Putrinya Hingga S3 Di Belkamu
sumber : maxmanroe.com

Pencarian Terkini :

Pasangan Penjual Siomay Keliling Ini Berhasil Sekolahkan Putrinya Hingga S3 Di Belkamu | Admin | 4.5