advertisement

Pangkas Emisi Karbon, Pengguna Android Diajak Hemat Baterai

By On Friday, February 19th, 2016 Categories : News

[ads1]

PalingPopuler.Com mengabarkan…Jakarta – Para pengguna smartphone Android di semua dunia, termasuk Indonesia, diajak bagi ikut berperan aktif mengurangi emisi karbon dunia dengan cara menghemat baterai ponsel melalui sebuah aplikasi.

Seperti diketahui, emisi gas buang atau biasa disebut emisi karbon memang mampu menyebabkan banyak dampak negatif untuk kehidupan manusia. Selain pencemaran lingkungan, emisi gas karbon juga dapat memengaruhi kesehatan manusia.

advertisement

Namun, bukannya semakin berkurang, emisi gas buang di dunia belakangan ini semakin bertambah. Hal ini yg kemudian melatarbelakangi DU Group melalui DU Battery Saver bagi menggandeng WWF Global.

Mereka berkolaborasi menggelar kampanye pengurangan emisi karbon bertajuk CPLAN. Kampanye ini sudah digelar di berbagai negara dunia dengan serangkaian kegiatan yg menarik, seperti di Brasil, Thailand, bahkan di Indonesia belum lama ini.

advertisement

Product General Manager Baidu Indonesia, Lin Yi mengaku sangat senang mampu mengajak para pengguna DU Battery Saver di Indonesia buat menghemat energi pada ponselnya, sekaligus bersama-sama mengurangi emisi karbon di dunia.

“Kampanye ini yaitu salah sesuatu bentuk komitmen kalian bagi bersama-sama menjadikan dunia yg lebih baik di masa depan,” ujarnya dalam informasi tertulis yg dikutip detikINET, Selasa (19/1/2016).

Di Indonesia, kampanye CPLAN sudah dihadirkan Baidu pada acara Car Free Day. Dalam acara tersebut, DU Apps memberikan edukasi tentang bagaimana cara menolong mengurangi emisi karbon dunia.

Salah sesuatu contohnya, kata Lin Yi, dengan menghemat baterai smartphone melalui aplikasi DU Battery Saver. Aplikasi khusus perangkat berbasis Android ini diklaim mampu memperpanjang daya baterai hingga 50% lebih lama.

Para peserta yg mengunduh aplikasi DU Battery Saver ke smartphone Android mereka pada hari itu bisa memberikan cap jari tangan buat membentuk dan melengkapi gambar pohon yg disediakan di photo wall.

Pembubuhan sesuatu cap jari tangan adalah tanda bahwa peserta telah berpartisipasi mengurangi emisi karbon dunia. Selain itu, Baidu juga memperkenalkan teknologi Virtual Reality bagi menggambarkan situasi dan suasana alam liar.

Dengan begitu diharapkan para peserta mendapatkan pemahaman lebih baik lagi tentang lingkungan hidup dan habitatnya. Melalui program ini, DU Group berkomitmen mengurangi emisi karbon dunia dengan mendonasikan USD 25.000 atau sekitar Rp 340 juta melalui WWF Global.

(rou/ash)

Sumber: http://inet.detik.com
[ads2]

Pangkas Emisi Karbon, Pengguna Android Diajak Hemat Baterai | Admin | 4.5