advertisement

Netflix, Kedaulatan Cyber, Dan Maraknya OTT Di Indonesia

By On Thursday, January 28th, 2016 Categories : News

[ads1]

PalingPopuler.Com mengabarkan : Netflix, Kedaulatan Cyber, dan Maraknya OTT di Indonesia –

advertisement

Jakarta – Pemblokiran Netflix oleh salah sesuatu grup operator telekomunikasi terbesar di Indonesia kembali memanaskan gesekan antara ‘telco vs OTT’ yg telah berlangsung sejak dua tahun terakhir.

Kalau kami cuplik dari Wikipedia, definisi dari OTT alias Over-The-Top ini adalah layanan dengan konten berupa data, informasi, atau multimedia, yg berjalan melalui jaringan internet.

advertisement

Bisa dikatakan juga layanan OTT cuma menumpang karena sifatnya yg beroperasi di atas jaringan internet punya sebuah operator telekomunikasi tanpa ikut membangun jaringan.

Kehadiran OTT di Indonesia telah ada semenjak maraknya akses Internet berkecepatan tinggi atau yg dikenal dengan broadband ada dan diperkenalkan di Indonesia. Sebut saja nama seperti Facebook, Twitter yg menjadikan Indonesia sebagai basis pengguna terbesar ketiga di dunia.

Google juga merasakan hal yg sama terhadap pengguna di Indonesia yg mayoritas mengakses memakai jaringan dan perangkat mobile mereka — selain perangkat komputer dan broadband melalui sarana fixed yg jumlahnya secara prosentase hanyalah di bawah 40%.

Pertumbuhan pengguna internet dan pengakses OTT ini sejalan pula dengan laju pertumbuhan pendapatan operator telekomunikasi di sektor layanan data yg yaitu kunci pertumbuhan dan persaingan penting dalam perkembangan bisnis operator telekomunikasi di masa kini hingga mendatang — yg diperkirkan cuma mulai tumbuh di bawah 10% per tahunnya, di kala pendapatan dari suara maupun SMS dan VAS lainnya mengalami degradasi dan stagnasi pertumbuhan.

Masalah kedaulatan negara kalian dengan adanya dunia internet atau cyber ini sudahlah dapat dikategorikan sangat diperlukan mengingat hingga tahun ini telah lebih dari 100 juta rakyat Indonesia atau lebih dari 40% populasi Indonesia yaitu pengakses dunia cyber di semua Nusantara.

Kedaulatan cyber yaitu layer virtual selain kedaulatan darat, laut dan udara yg harus kalian telah akan tegakkan buat melindungi harkat dan martabat bangsa kami secara global.

Tentunya penegakan kedaulatan cyber bangsa Indonesia bukanlah hal yg sederhana mulai tapi haruslah menganut azas penting merupakan keadilan. Dengan adanya prinsip ini tentunya kami harus akan berani dan menguraikan kekusutan pro dan kontra antara berbagai jenis macam layanan dan aplikasi OTT yg marak di dunia cyber.

Sebut saja, ketika ini sedang maraknya diskusi dan debat di antara kalian tentang bagaimana YouTube hingga Apple iTunes dibiarkan melenggang, sedangkan Netflix yg baru saja muncul telah diblokir. Belum lagi kehadiran torrent dan berbagai situs pengakses film yg ilegal dan gratis yg masih dapat diakses lainya.

Hal seperti ini sangatlah memprihatinkan dalam situasi kebangsaan negara kalian yg membutuhkan aturan dan tatanan kedaulatan cyber yg pasti. Bukan yg ada aturannya atau tak akan, tapi juga dalam pelaksanaan aturan tersebut agar seluruh pihak merasakan keadilan yg didambakan setiap stakeholder di dunia cyber ini.

Kita segala harus bersiap dan akan melakukan juga revolusi mental di dunia cyber dalam menghadapi globalisasi, perkembangan teknologi dan menyiapkan juga segenap kompetensi bangsa ini dalam menghadapi segala hal tersebut dari segala pihak baik itu pemerintah, akademisi, pelajar, publik pengguna layanan, kalangan bisnis, profesional hingga penyedia teknologi baik lokal maupun global yg mulai berkiprah di wilayah teritori Indonesia.

Kebersamaan dalam menciptakan kedaulatan cyber negara kalian secara menyeluruh dan tak tersegmentasi diharapkan juga mulai meningkatkan daya saing kita, menumbuhkan industri lokal yg berorientasi global, meningkatkan kekuatan kalian dalam mengantisipasi dan menanggulangi serangan global, tentunya yg tak kalah utama kami dapat berlaku adil dalam setiap penerapan aturan yg ada dan mulai dibuat.

Percepatan adalah kata kunci dalam menyikapi kesiapan kalian dalam menghadapi OTT maupun dalam membuat kami berdaulat di dunia cyber. Baik itu percepatan infrastruktur broadband, percepatan peningkatan kompetensi SDM buat menjadi developer, praktisi, expert dan specialist hingga entrepreneur bidang cyber.

Kemudian percepatan penetrasi domain nasional yg ditargetkan harus mencapai sesuatu juta namun hingga ketika ini masih di bawah 100.000, percepatan regulasi kedaulatan cyber, percepatan perangkat dan aparat hukum, percepatan dukungan finansial hingga percepatan birokrasi di area ini.

Apabila hal ini belum mampu kami wujudkan, maka telah sewajarnyalah adanya proteksi, proteksi, dan proteksi. Tujuannya apalagi kalau bukan buat melindungi bangsa dan negara kami ini.

Teguh Prasetya
Praktisi dan Pemerhati Industri Telematika


(rou/rou)

Sumber: http://inet.detik.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Netflix, Kedaulatan Cyber, dan Maraknya OTT di Indonesia, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Pencarian Terkini :

Netflix, Kedaulatan Cyber, Dan Maraknya OTT Di Indonesia | Admin | 4.5