advertisement

Mochtar Riady ~ pimpinan Lippo Group yg Berhasil Wujudkan Impian Berkat Tekad dan Kegigihannya

By On Friday, February 5th, 2016 Categories : News

PalingPopuler.Com mengabarkan tentang Mochtar Riady ~ pimpinan Lippo Group yg Berhasil Wujudkan Impian Berkat Tekad dan Kegigihannya.

Image dari Kontan.co.id

Jika kita membahas profesi seorang bankir maka kita tikda boleh melupakan satu sosok bernama Mochtar Riady. Mengapa begitu? Sebab pelopor dan presiden komisaris dari Lippo Group ini telah sukses jadi satu diantara orang terkaya di Indonesia dan menduduki peringkat ke-38 dengan total kekayaan US$ 650 juta pada tahun 2011.

advertisement

Karena kesuksesannya memimpin beberapa bank dan Lippo Group ini akhirnya beliau dijuluki sebagai The Magic Man of Bank Marketing. Lalu seperti apakah kisah Mochtar Riady ini sebetulnya? Berikut ulasannya.

advertisement

Bercita-cita Menjadi Bankir Sejak Usia 10 tahun

Profesi bankir memang telah merasuki jiwa Mochtar Riady sejak ia masih berusia 10 tahun. Ketertarikannya pada profesi bankir ini dilatar belakangi oleh baygan sebuah gedung megah yg merupakan kantor dari Nederlandsche Handels Bank (NHB) dan juga baygan para pegawai bank yg berpakaian parlente dan kelihatan sibuk. Baygan-baygan ini sendiri terbentuk dan semakin merasuki raga Riady karena ia setiap hari melewati gedung NHB tersebut ketika berangkat sekolah.

Artikel yang lain: Anthony Fung ~ pimpinan Zalora Indonesia yg Sukses Gapai Kesuksesan Berkarir


Tak Mau Menyerah dengan Kondisi

Kondisi keluarga Riady sendiri ketika itu bisa dibilang berada pada kelas ekonomi bawah. Ayahnya Riady sendiri ialah seorang pedagang batik. Kondisi yg miskin dari keluarganya ini membuat ayah Mochtar Riady yakni Liapi menyarankan agar Riady tidak mengambil profesi Bankir karena dirasa tidak sesuai dengan keadaan keluarganya.

Profesi bankir sendiri dianggap Liapi sebagai profesi orang-orang kaya. Meski dilarang karena dianggap tidak sesuai dengan keadaan keluarganya, Riady tidak mau menyerah. Riady tetap bersikeras untuk mewujudkan cita-citanya jadi seorang bankir. Bahkan walaupunpun tidak mepunyai pengetahuan dan kenalan di bidang bankir ini, toh Riady tetap nekat pergi ke Jakarta tahun 1954 untuk mewujudkan impiannya tersebut.

Mencari Celah dan Peluang

Untuk mencari jaringan di Jakarta Riady sengaja menetapkan untuk bekerja dulu di sebuah CV dan pada seorang importir. Pada ketika bekerja itulah Riady terus menjalin hubungan dengan relasi yg dianggapnya tepat. Ketika itu setiap kali bertemu relasinya, Riady terus mengutarakan keinginannya untuk jadi bankir. Hingga suatu ketika, ada temannya mengabari bahwa ada bank yg sedang terkena myg berasalah.

Temannya ini juga menawarikan untuk Riady agar ia bisa memperbaikinya. Peluang ini pun tidak disia-siakan Riady. Meski belum mempunyai pengalaman apapun, Riady berhasil mepercayakan Andi Gappa, pepunya Bank Kemakmuran yg sedang bermyg berasalah tersebut. Riady pun ditunjuk jadi direktur di bank tersebut.

Menghadapi Cobaan Karir

Setelah jadi direktur, Mochtar Riady bukan lalu tanpa myg berasalah. Karena pengetahuannya yg kurang baik, Riady lalu merasa sangat kesulitan untuk membaca dan memahami balance sheet. Meski menbisai kesulitan yg amat mendalam, Raidy tidak mau menyerah. Sepanjang hari ia coba belajar dan memahami balance sheet tersebut.

Meskipun pada akhirnya harus berterus terang pada pada Andi Gappa dan para pegawainya namun Riady menbisakan kesempatan dan kepercayaan untuk mempelajari dunia perbankan mulai dari bagian kliring, cash dan checking account.

Seyang lain belajar di tempat kerjanya, Riady juga menyewa guru privat untuk bisa memahami dunia perbankan. Selama sebulan penuh Riady belajar dengan sangat keras hingga pada akhirnya Riady pun mampu memahami proses pembukuan dan juga akuntansi.

Setelah mampu menguasi ilmu perbankan, Riady segera bergerak untuk membangun dan menjual kepercayaan. Dengan jiwa dan semangatnya, Riady sukses mengantarkan Bank Kemamuran tumbuh dengan pesat hanya dalam waktu setahun. Setelah Bank Kemakmuran cukup besar, tahun 1964, Riady pindah ke Bank Buana.

Pada tahun 1971, ia pindah lagi ke Bank Panin yg merupakan gabungan dari Bank Kemakmuran, Bank Industri Jaya, dan Bank Industri Dagang Indonesia. Tahun 1975 sendiri Riady juga pindah ke Bnak Central Asia (BCA). Namun walaupunpun berulangkali pindah bank, namun ia terus sukses dalam mengembangkan sebuah bank yg disinggahinya.

Baca juga: Ibnu Riyanto ~ Si Anak Bengal Yang Kini Menjadi pimpinan Trusmi Group

Mencapai Puncak Kesuksesan

Dengan kemampuan, ilmu dan pengalaman serta jaringannya yg makin teruji, Mochtar Riady pun makin cemerlang dan sukses. Dengan melakukan merger antara Bank Perniagaan Indonesia dengan Bank Umum Asia yg melahirkan Lippobank di tahun 1989 inilah Riady mencapai puncak suksesnya. Bagaimana tidak, sejak kehadiran Lippo Bank inilah muncul cikal bakal Lippo Group, sebuah perusahaan dengan multi usaha yg terbilang sangat spektidakuler dengan Mochtar Riady sebagai pimpinan-nya.

Saat ini sendiri Lippo Group mepunyai lima cabang bisnis yakni jasa keuangan, properti dan urban development, bidang industri dan pembangunan infrastruktur. Dari ratusan bisnis inilah Mochtar Riady mampu jadi orang terkaya di Indonesia dan menduduki peringkat ke-38 dengan total kekayaan US$ 650 juta pada tahun 2011.



Mochtar Riady ~ pimpinan Lippo Group yg Berhasil Wujudkan Impian Berkat Tekad dan Kegigihannya
sumber : maxmanroe.com

Mochtar Riady ~ pimpinan Lippo Group yg Berhasil Wujudkan Impian Berkat Tekad dan Kegigihannya | Admin | 4.5