advertisement

Linda Sudarsono ~ Kesuksesan Desainer Batik Indonesia Di Negeri Sakura

By On Friday, February 5th, 2016 Categories : News

PalingPopuler.Com mengabarkan tentang Linda Sudarsono ~ Kesuksesan Desainer Batik Indonesia Di Negeri Sakura.

Image dari Tribunnews.com

Sudah cukup banyak artikel tentang profil sukses yg dimuat di situs Maxmanroe ini. Yang unik dari setiap cerita tersebut ialah beberapa dari mereka memulai bisnis yg mereka jalankan dari ketidaksengajaan maupun bahkan awalnya tidak menyukai bidang bisnis tersebut.

advertisement

Demikian juga dengan seorang desainer batik asli Indonesia bernama Linda Sudarsono. Awalnya ia mengaku sama sekali tidak tertarik dengan dunia batik. Namun karena satu momen tertentu, kecintaan tersebut timbul dengan sendirinya bahkan hingga mengantarkan Linda jadi seorang kreator desain batik yg diminati di Jepang. Selengkapnya tentang kisah perjuangan Linda Soedarsono membangun karirnya dalam bisnis desain batik, telah kami rangkum dalam artikel di bawah ini.

advertisement

Awal Mula Linda Sudarsono Berkenalan Dengan Dunia Batik

Saat ini seorang Linda Sudarsono mungkin telah jadi satu diantara desainer batik yg dikenal lebih baik dari dalam negeri maupun di luar negeri khususnya di negara Jepang. Namun ternyata dulunya Linda bahkan mengaku tidak menyukai batik sama sekali. Melihat polanya yg rumit serta kesan kaku di dalamnya, membuat Linda enggan bersentuhan dengan kekayaan budaya asli Indonesia yg satu ini.

Namun semua itu berubah ketika dirinya bertemu dengan seorang teman yg menjabat sebagai direktur satu diantara bank swasta di Indonesia. Dalam perbincangan dua karib tersebut, sang teman menyampaikan keinginannya untuk mengajak Linda membangun sebuah bisnis fashion batik. Setelah mempertimbangkan baik-baik, ia akhirnya menerima tawaran kerjasama tersebut.


Artikel yang lain: Dea Valencia Budiarto ~ Kreator Batik Kultur, Sulap Produk Sisa Jadi Bisnis Fashion Kreatif

Semakin Fokus Mengelola Bisnis Batik

Setelah beberapa waktu berjalan, lama kelamaan hal yg cukup aneh terjadi. Sebagai inisiator bisnis, teman Linda justru semakin terlepas dari bisnis batik yg mereka bangun. Alasannya yakni temannya tersebut terlalu sibuk dengan beragam tugasnya sebagai direktur bank. Dampaknya, Linda sebagai co-founder akhirnya memegang mayoritas “kemudi” bisnis batik tersebut.

“Teman sama mau bikin bisnis batik ya aku ikut aja. Eh dia sibuk sama kerjaannya malah aku yg sibuk jadinya sama batik. Dari situlah ya mau gak mau belajar sendiri semua mengenai batik dan ternyata sangat menarik sekali sampai aku ketagihan” ucap #entrepreneur wanita satu ini.

Keadaan tersebut tentunya memaksa Linda untuk semakin mengasah kemampuan dan pengetahuan di bidang pembuatan fashion batik. Ia lalu mendalami beragam macam dan pola batik untuk diterapkan pada produk karyanya.

Jatuh Cinta Dengan Batik Khas Daerah

Dari proses belajar dan mendalami tentang seluk beluk batik daerah, Linda Sudarsono menemukan kecintaan yg luar biasa pada beberapa macam batik daerah seperti batik Lasem, Jogjakarta serta Cirebon. Khusus untuk batik Lasem, juga dipengaruhi karena sang Ayah yg memang asli dari daerah Lasem, Jawa Tengah.

Ia merasa bahwa batik dari daerah-daerah tersebut mempunyai kekuatan tersendiri dari sisi ciri khas dan tingkat kesulitannya. Dengan tingkat eksklusifitasnya yg tinggi tersebut, Linda percaya bahwa hasil fashion batik karyanya nanti juga bisa mempunyai kualitas yg tinggi pula.

Fokus Pada Kualitas

Dalam satu kesempatan, Linda menyatidakan bahwa harga dari produk fashion batik punyanya sebetulnya sangat tergantung dengan kualitas yg ditawarkan. Dengan harga mulai dari Rp350.000 hingga yg paling mahal Rp5 juta, Linda berharap kreasinya tetap bisa dinikmati oleh semua komunitas.

Namun yg jadi fokus utama Linda sebetulnya ialah kualitas dari produk batik punyanya. Iya sama sekali tidak ingin memproduksi produk batik dari proses printing. Mayoritas kreasinya masih mempertahankan metode batik tulis dengan kombinasi batik cap untuk mengurangi biaya produksi sehingga harga akhir produk bisa lebih terjangkau.

Baca juga: Fany Silvia ~ Mengembangkan Fashion Asli Indonesia Bersama Taflo Shoes

Meraih Kepopuleran di Jepang

Dalam proses pemasaran batik kreasinya, Linda beberapa kali menbisakan kesempatan untuk memperkenalkan produknya di negeri Sakura, Jepang. Ia pernah mengadakan pameran di Tokyo. Dari situ ternyata ketertarikan warga Jepang cukup tinggi terhadap produk rekreasi Linda Sudarsono.

Bahkan dalam sebuah pameran, satu diantara fashion batik punyanya mampu terjual dengan harga 35.000 yen maupun sekitar Rp.4 juta. Penikmat batik karya alumnus Fakultas Ekonomi Universitas Trisakti juga sangat beragam. Seyang lain warga biasa di Jepang, Linda juga mempunyai beberapa klien orang utama dari negeri matahari terbit tersebut.



Linda Sudarsono ~ Kesuksesan Desainer Batik Indonesia Di Negeri Sakura
sumber : maxmanroe.com

Pencarian Terkini :

Linda Sudarsono ~ Kesuksesan Desainer Batik Indonesia Di Negeri Sakura | Admin | 4.5