advertisement

Kedaulatan Cyber NKRI Di Era Dunia Yang Serba Terhubung

By On Monday, February 1st, 2016 Categories : News

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Kedaulatan Cyber NKRI di Era Dunia yang Serba Terhubung –

advertisement

Jakarta – Saat pemblokiran Netflix oleh Telkom ramai diberitakan, banyak yg mengaitkan hal ini dengan berita kedaulatan cyber NKRI. Sebenarnya, apa sih kedaulatan cyber yg dimaksud?

Nonot Harsono, mantan anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) yg kini aktif di organisasi Mastel–Masyarakat Telematika Indonesia, ikut dimintai pendapatnya oleh detikINET.

Dalam tulisannya, akademisi yg sudah 20 tahun lebih mengajar telekomunikasi di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) ini pun mencoba menjabarkan secara detail apa definisi dari kedaulatan cyber yg dimaksud.

advertisement

Berikut paparan lengkapnya yg kami bagi jadi tiga seri tulisan:

Berpadunya teknologi telekomunikasi, internet, dan penyiaran, sudah mendorong munculnya infrastruktur ekonomi baru yg disebut dengan jaringan broadband. Manfaat dari keberadaan jaringan broadband bagi peningkatan kualitas kehidupan sosial dan ekonomi suatu bangsa kiranya tak perlu dibahas lagi dalam tulisan ini.

Sisi yang lain yg amat perlu dipahami merupakan bahwa ketika jaringan broadband domestik tersambung dengan jaringan broadband global, segala aset nasional mampu jadi terhubung (networked) ke jaringan global.

Keterhubungan global ini membentuk dunia baru, cyberworld yg memindahkan kehidupan tatap-muka ataupun temu fisik jadi kehidupan online. Keterhubungan ini memberi banyak kemudahan, namun juga membawa kerentanan dan ancaman baru, yakni ancaman kedaulatan cyber.

Keterhubungan Global dan Domestik mengancam Kedaulatan NKRI (dok. Nonot Harsono)

Keterhubungan melalui jaringan telekomunikasikasi dibutuhkan untuk pelayanan umum melalui jaringan umum (public-network), yakni memenuhi hak dasar warga negara untuk mendapatkan akses keterangan [Pasal 28F UUD 1945].

Selain untuk layanan umum, keterhubungan diperlukan juga dalam moderenisasi sistem kendali kemudian lintas, sistem kendali pemakaian energi (listrik dan gas), sistem kendali terpadu pengelolaan air minum, sistem keterangan terpadu pemerintahan, dan sebagainya yg idealnya adalah jaringan mandiri (private-network) yg memiliki tingkat keamanan dan kehandalan jauh di atas jaringan untuk layanan umum.

Keterhubungan Domestik via Jaringan Pita-lebar Indonesia

Indonesia sedang selalu membangun jaringan pita-lebarnya, baik untuk jaringan telekomunikasi layanan umum (public-network) atau jaringan mandiri (private-network) untuk keperluan komunitas sendiri.

Dengan teknologi yg ada, jaringan mandiri bisa dibangun secara virtual melalui jaringan layanan umum dan membentuk virtual-private-network (VPN). Jadi dalam hal ini, jaringan mandiri dan jaringan untuk umum menyatu di jaringan yg sama.

Maka, kemungkinan jaringan mandiri akan mendapat gangguan dari pemakai jaringan umum tentu lebih besar dibandingkan seandainya jaringan mandiri ini memakai fisik saluran yg terpisah.

Keterhubungan fisik atau virtual melalui jaringan broadband Indonesia akan menyebabkan segala yg tersambung di ujung jaringan jadi terhubung ke mana saja dengan seluruh yg tersambung di ujung yg yang lain dari jaringan broadband ini.

Ujung yg satu berada di Indonesia, dan ujung yg yang lain ada di belahan dunia entah di mana. Situasinya digambarkan sebagai berikut:

Melalui jaringan Fixed broadband (public & private):

  • Seluruh rumah dan kantor terhubung ke semua dunia melalui broadband network.
  • Semua pabrik modern bisa terhubung globally.
  • Semua sistem kendali listrik, lalu-lintas, kendali air mampu terhubung globally, kecuali seandainya jaringannya di-isolasi dengan baik.

Melalui jaringan Mobile broadband

  • Gadget (smartphone/tablet/laptop) melekat pada pemiliknya dan terhubung ke segala dunia.
  • Setiap orang dan setiap anak yg membawa gadget jadi terhubung ke Dunia Cyber.
  • Gadget merupakan jendela dunia, dan pintu ancaman bagi penggunanya.

Dengan logika simpel bahwa ‘jika terhubung maka akan bisa dihubungi’. Risiko dari ‘serba terhubung’ ini mampu dipahami dengan mudah. Siapa maupun apa saja yg akan terhubung ke dalam keterhubungan global di atas?

Jawaban dari pertanyaan ini akan menuntun ke pemikiran tentang siapa dan apa saja yg bisa terancam oleh adanya keterhubungan tersebut. Berikut gambarannya:

Everything being networked. Semuanya jadi terhubung. Sebentar lagi dunia akan memasuki era Internet of Things (IoT), melalui jaringan generasi 5G, yg berarti tak cuma manusia yg akan terhubung tapi segala aksesoris kehidupan.

Maka yg akan terhubung adalah:

  • Warga negara, anak-anak, rumah, kantor, sekolah, rumah sakit, pabrik, infrastruktur penting, public-utilities, surveilance, aset monitoring, bahkan mobil, kulkas, binatang piaraan, dan sebagainya.

Risiko terhubung:

  • Gangguan terhadap warga negara, individu, institusi, perusahaan, pabrik, fasilitas umum, layanan umum, ketertiban umum.
  • Gangguan IPOLEKSOSBUD-HANKAM dari Cyber Threat & Cyber Crime.

Keterhubungan Global melalui Jaringan Broadband Global

Dalam konteks hubungan antar bangsa, terhubungnya jaringan pitalebar Indonesia dengan jaringan broadband global memiliki bobot tugas memilih politik luar negeri yg sangat berat.

Apakah Indonesia akan demikian saja menyamakan politik luar negeri untuk cyber world ini sama dengan saat bangsa Indonesia menyatakan politik luar negeri di dunia fisik yg bebas aktif. Untuk bisa menjawab dengan pas, sebaiknya memahami apa saja yg mungkin terjadi di dunia cyber ini.

Hal ini akan dibahas secara lengkap dalam artikel berikutnya. (rou/ash)

Sumber: http://inet.detik.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Kedaulatan Cyber NKRI di Era Dunia yang Serba Terhubung, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Pencarian Terkini :

Kedaulatan Cyber NKRI Di Era Dunia Yang Serba Terhubung | Admin | 4.5