advertisement

Cara Menikmati Lensa Fix Dengan Asyik

By On Tuesday, January 26th, 2016 Categories : News

[ads1]

PalingPopuler.Com mengabarkan : Cara Menikmati Lensa Fix dengan Asyik –

advertisement

Jakarta – Beberapa waktu lalu, Leica merilis tiga lensa wide terbaru. Dan seperti generasi sebelumnya, tiga-tiganya lensa fix alias tak dapat di-zoom. Masing-masing yakni Summicron-M 35mm f/2, Summicron-M 28mm f/2, dan Elmarit M 28mm f/2,8.

Dari peluncuran itu, kelihatan Leica hendak mempertahankan genre lensa fix buat menjaga standar kualitas fotografi. Bukan karena harganya yg relatif lebih mahal, namun karena ketajaman, akurasi dan cara bertutur yg lebih representatif dari lensa zoom.

Selain Leica, banyak pabrikan membuat lensa fix meskipun tetap mengandalkan pertumbuhan lensa zoom. Sebab, banyak kalangan terutama pemula fotografi menilai lensa fix terdengar membingungkan — apapun mereknya tak cuma Leica saja. Alasan utamanya karena lensa fix tak mampu maju mundur sehingga tak dapat mendekatkan subjek yg jauh. Perempuan cantik di balkon atau para gadis payung di lintasan balap tak mampu dijepret dengan close up.

advertisement

Pertanyaannya, bagaimana cara menikmati dan memaksimalkan lensa wide fix dengan ‘keterbatasan’ tersebut?

Pertama, rasakan sensasi memotret dengan nyaman dengan fokus pada subjek foto yg ada di depan mata. Beberapa pengguna lensa fix membatasi pada subjek yg berada di tiga atau empat meter di depan lensa. Selain itu, lupakan.

Kenyamanan ini membuat pikiran fotografer tak ke mana-mana. Tak perlu berfikir general dengan memperhatikan hal-hal menarik dari landscape sampai detil dan close up. Dari subjek di kejauhan hingga yg terdekat di depan hidung. Otak menjadi lebih rileks bagi menemukan momen dengan cepat, fotojenik, atraktif.

Kedua, karena tak mampu zoom, mau tak mau harus mendekat ke subjek bagi memperoleh hasil foto maksimal. Nah, menyapa dan berinteraksi segera bakal memberikan satu yg tak terduga sebelumnya.

Nikmati proses komunikasi tersebut dengan riang dan tulus bukan karena keharusan mendapatkan foto terbaik. Percayalah, ketulusan dan kekuatan emosi tersebut bakal tergambar dari foto yg dihasilkan. Gambar bakal lebih jernih, bersuara dan mempunyai karakter yg kuat.

Ketiga, manfaatkan kelebihan aperture lensa fix dengan efektif. Cobalah gunakan pada aperture favorit seperti f/1,8, f/2,8, f/5,6, f/9, f/11 dan f/13. Pada diafragma tersebut, lensa fix teruji dengan ketajaman gambar baik buat lansekap (diafragma terkecil) atau detil/close up (diafragma terbesar).

Kenapa mampu begitu? Tidak yang lain karena sistem lensa fix tak serumit lensa zoom. Sehingga kinerja lensa dapat menghasilkan gambar yg lebih efektif, detail dan presisi.

Seirama dengan itu, lensa fix yg biasanya mempunyai diafragma besar (f/1,4 atau f/2,8) sangat menolong buat pemotretan pada keadaan temaram (lowlight). Sekaligus membuat efek bokeh yg patut diandalkan. Speed kamera pun mampu lebih cepat sehingga gambar goyang/shake mampu dihindari.

Keempat, gunakan lensa wide fix buat sesi foto yg direkomendasikan seperti streetphotogaphy, traveling, portrait dan dokumenter. Sementara buat genre foto yg tak memungkinkan seperti photojournalist, wildlife maupun sport photograhy mampu hindari dulu.
Dengan mengetahui penggunaan yg tepat, lensa lebar tanpa zoom ini dapat menghasilkan gambar yg maksimal. Memotretpun menjadi menyenangkan dan membuat semangat tersendiri. (Ari/ash)

Sumber: http://inet.detik.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Cara Menikmati Lensa Fix dengan Asyik, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Pencarian Terkini :

Cara Menikmati Lensa Fix Dengan Asyik | Admin | 4.5