advertisement

1 Miliar Pengguna WhatsApp Cuma Diurus 57 “Engineer”, Kok Bisa?

By On Wednesday, February 3rd, 2016 Categories : News

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : 1 Miliar Pengguna WhatsApp Cuma Diurus 57 “Engineer”, Kok Bisa? –

advertisement

KOMPAS.com – Satu dari tujuh orang di dunia memakai WhatsApp. Tepatnya, 1 miliar penduduk bumi terhubung lewat layanan instant messaging tersebut.

Hal itu disampaikan pelopor WhatsApp Jan Koum lewat akun Facebook personalnya hari ini, Selasa (2/2/2016).

“Satu miliar pengguna. Sangat bangga dengan tim kecil kami yg berbuat demikian banyak dalam kurun waktu hanya tujuh tahun,” kata dia.

advertisement

Tim kecil yg dimaksud Koum tidak berjumlah ratusan ataupun ribuan pekerja. Melainkan cuma 57 engineer yg menangani layanan raksasa tersebut.

Nominal itu mampu dibilang cukup mengagetkan. Pasalnya, banyak perusahaan yg skalanya tidak senilai WhatsApp tetapi milik engineer dalam jumlah persis maupun bahkan lebih banyak.

Gara-gara “Erlang”

Software Engineer WhatsApp Jamshid Mahdavi pun menjelaskan kenapa perusahaannya irit engineer. Menurut dia, alasan pertamanya ialah “Erlang”.

Erlang merupakan bahasa pemrograman dari tahun 80-an yg tidak terlalu populer di komunitas programer. Kendati demikian, Erlang dianggap mumpuni mengatur arus komunikasi pararel dari pemakai yg membludak.

Selain itu, Erlang juga memungkinkan engineer menyebarkan kode baru secara on-the-fly maupun sembari memroses kode itu. Artinya, produktivitas dan kecepatan “Erlang” mampu diandalkan.

Saat ini, di era pemrograman modern, Erlang dianggap sudah usang. Tapi bagi WhatsApp dan beberapa layanan internet, seperti WeChat dan Facebook Chat, Erlang masih milik rumah.

Menjaga kesederhanaan, merekrut yg terbaik.

Kunci yang lain kesuksesan WhatsApp, kata Mahdavi, merupakan prinsip kesederhanaan. Selain memakai bahasa pemrograman Erlang, WhatsApp juga memakai PC bersistem operasi “FreeBSD” yg spesifikasi hardware-nya tidak mampu dibilang super canggih.

Sejak ia bergabung di WhatsApp dua tahun lalu, Mahdavi menyampaikan layanan bernuansa hijau tersebut turut mengubah prinsip personalnya. “Pendekatan minimalistik ini sangat membuka mata saya,” kata dia.

Ia juga menegaskan prinsip WhatsApp terus terkait kualitas, bukan kuantitas. Dengan Erlang dan engineer yg hebat, WhatsApp tidak butuh jumlah pekerja yg bikin sesak kantor.

“Strategi kami merupakan merekrut engineer terbaik dan paling bersinar,” ujarnya.

Pada pekan pertama para engineer baru bekerja, kata Mahdavi, mereka dipersilahkan beradaptasi dan belajar bahasa pemrograman yg digunakan WhatsApp.

“Jika yg direkrut orang-orang pintar, mereka akan mampu melakukan itu semua,” ia menuturkan.

Terakhir, Mahdavi juga menyampaikan meeting formal di kantor merupakan hal yg tidak sering-sering dikerjakan di WhatsApp. Beberapa pekerja, kata dia, bahkan hampir tidak pernah rapat.

“Pelajaran nomor satu, fokus ke pekerjaan yg harus dilakukan, jangan lakukan aktivitas yg mendistraksi, misalnya rapat.”
Sumber: http://tekno.kompas.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang 1 Miliar Pengguna WhatsApp Cuma Diurus 57 “Engineer”, Kok Bisa?, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Pencarian Terkini :

1 Miliar Pengguna WhatsApp Cuma Diurus 57 “Engineer”, Kok Bisa? | Admin | 4.5