advertisement

Kasus Zika Pertama Di Eropa Dilaporkan Di Spanyol

By On Sunday, February 7th, 2016 Categories : Kesehatan

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Kasus Zika Pertama di Eropa Dilaporkan di Spanyol –

advertisement

Catalunya, Spanyol , Sejak wabahnya merebak di Brazil pada Mei 2015 lalu, virus Zika tidak henti-hentinya menyebar hingga ketika ini tercatat ditemukan aktif di 30 negara.

Sebanyak 30 negara yg dinyatakan sebagai daerah terdampak virus Zika itu tersebar di Amerika Tengah dan Selatan, Kepulauan Pasifik dan juga Afrika.

Perlahan tetapi pasti, virus ini juga mulai menyebar ke kawasan yang lain seperti Amerika Serikat, Asia dan yg terbaru merupakan Eropa.

advertisement

Kasus pertama di Eropa dilaporkan terjadi pada seorang ibu hamil yang berasal Spanyol. Wanita yg dirahasiakan identitasnya diketahui baru saja kembali dari Kolombia dan diduga tertular di sana. Kolombia sendiri diketahui sebagai salah satu negara terdampak virus zika.

Berdasarkan informasi dari Kementerian Kesehatan setempat, wanita yg didiagnosis terserang virus Zika ini tinggal di wilayah Catalunya. Selain wanita ini, ada 6 perkara virus Zika yang lain yg lalu dikonfirmasi Kementerian Kesehatan.

Jadi total tiga pasien di Catalonia, dua lainnya di Castile dan Leon, satu di Murcia, dan satu lagi di ibukota Madrid. “Kesehatan mereka dilaporkan dalam kondisi baik,” tegas juru bicara kementerian.

Kementerian juga memastikan kasus-kasus ini tak bersifat lokal maupun memicu munculnya risiko persebaran secara lokal, karena kesemuanya berasal dari orang-orang yg baru bepergian dari negara terdampak virus Zika.

Baca juga: Heboh Virus Zika, Menkes Sebut Belum Ada Peningkatan Kasus Mikrosefali 

Tak cuma di Spanyol, pemerintah Australia juga menemukan beberapa perkara virus Zika pekan lalu. Kasus pertama didapat dari dua warga Sydney yg didiagnosis membawa virus Zika setelah bepergian dari Haiti.

Selang beberapa hari, seorang wanita dan seorang anak dari Queensland juga dinyatakan positif membawa virus Zika secara terpisah. Kebetulan si wanita baru pulang dari El Salvador dan si anak juga baru saja kembali dari Samoa. Namun pemerintah memastikan keduanya telah mengalami pemulihan dan tak memicu risiko persebaran lebih lanjut.

Dengan ditemukannya fakta bahwa virus ini mampu menumpang pada sel sperma, WHO dan berbagai lembaga kesehatan menyarankan agar pasangan suami istri di negara terdampak ataupun yg baru kembali dari negara terdampak tak melakukan hubungan intim selama beberapa bulan ke depan.

Jika tidak, sangat dianjurkan untuk memakai kondom ketika bercinta demi mencegah persebaran virus Zika. WHO juga menganjurkan agar pemerintah setempat tak menerima sumbangan darah dari orang-orang yg baru bepergian dari negara yg terdampak virus Zika.

Anjuran ini diberikan setelah muncul kabar seorang korban penembakan di Brazil terinfeksi virus Zika setelah mendapatkan sumbangan darah dari seorang donor yg diduga terinfeksi Zika.

Pemerintah Brazil juga sudah melarang mereka yg terdampak virus ini tak melakukan donor darah hingga 30 hari setelah mereka dinyatakan pulih dari infeksi.

Baca juga: Zika dan DBD Nyamuknya Sama, Dinkes DKI Tak Ada Kewaspadaan Khusus (lll/up)
Sumber: http://health.detik.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Kasus Zika Pertama di Eropa Dilaporkan di Spanyol, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Pencarian Terkini :

Kasus Zika Pertama Di Eropa Dilaporkan Di Spanyol | Admin | 4.5