advertisement

Ingat Ya Bunda, Tidak Semua Tongue Tie Pada Bayi Harus Difrenotomi

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Ingat Ya Bunda, Tidak Semua Tongue Tie pada Bayi Harus Difrenotomi –

advertisement

Jakarta, Tongue tie tipe berat yaitu tipe empat mampu menyulitkan proses menyusu. Namun, patut diingat bahwa tak seluruh tipe tongue tie memerlukan prosedur frenotomi maupun memotong frenulum.

dr I Gusti Ayu Nyoman Pratiwi SpA maupun yg akrab disapa dr Tiwi menegaskan tak segala tongue tie membutuhkan tindakan frenotomi langsung ketika bayi. Dari referensi yg ada, frenotomi diperlukan cuma 10 persen dari masalah tongue tie. Menurut dr Tiwi, tongue tie yg terbiasa ditemukan sehari-hari jarang membutuhkan tindakan frenulektomi ataupun frenotomi.

“Satu-satunya petunjuk kuat untuk langsung melakukan tindakan frenulotomi ataupun frenulektomi sedini mungkin merupakan jika bayi kesulitan menyusui,” kata dr Tiwi dalam perbincangan dengan detikHealth dan ditulis pada Selasa (9/2/2016).

advertisement

Menurut pengalaman dr Tiwi, cukup banyak bayi yg direncanakan menjalani frenulotomi berkonsultasi guna mencari second opinion. Pada sebagian besar kasus, setelah dibimbing ketika proses menyusui, bayi ternyata mampu melakukan pelekatan dengan baik, berat badannya naik, dan puting ibu tak lecet.

Jadi, dr Tiwi berpendapat memang sebaiknya tak cepat-cepat menetapkan untuk melakukan frenotomi pada bayi ataupun dengan kata yang lain hindari tindakan yg tak diperlukan untuk bayi.

Baca juga: Ingat! Puting Lecet Saat Menyusui Bukan Melulu sebab Tongue Tie

“Beberapa orang tua tiba dari daerah, usia bayinya telah tujuh bulan, berat badan tumbuh baik, proses menyusui baik, tak ada keluhan dari ibunya, tiba-tiba panik dengan keadaan tongue tie. Kasihan juga masyarakat yg belum paham tentang ini,” lanjut dr Tiwi.
 
Untuk itu, dr Tiwi terus menekankan bahwa satu-satunya keadaan yg membutuhkan tindakan langsung pada tongue tie merupakan jika bayi mengalami kesulitan menyusui pada awal-awal kelahiran setelah proses menyusuinya dievaluasi sebaik mungkin. Sebab, meski ada tongue tie dengan tipe yg tak terlalu berat, sebenarnya seiring dengan bayi selalu menyusu, lidah akan meregang dan tak sekaku ketika lahir.

dr Tiwi mengibaratkan lidah bayi seperti karet gelang yg baru sehingga masih kaku. Namun, seandainya diregang-regangkan perlahan dan terus-menerus, maka akan lentur. Tak sedikit pula bayi yg telah menjalani frenulotomi tetapi berat badannya tak naik. Setelah dievaluasi, ternyata bobot yg tak naik bukan sebab tongue tie, tapi memang produksi ASI ibu tak banyak.

“Salah satu indikator pada perkara tongue tie yg harus dikerjakan tindakan ialah apabila berat badan bayi tak naik. Tapi banyak faktor yg membuat berat badan bayi tak naik, bukan cuma tongue tie ya,” tegas pemilik akun instagram @drtiwi ini.

Baca juga: Sulit Menyusu, Bobot Bayi dengan Tongue Tie Derajat Berat Bisa Menurun

(rdn/up)
Sumber: http://health.detik.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Ingat Ya Bunda, Tidak Semua Tongue Tie pada Bayi Harus Difrenotomi, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *