advertisement

Herpes Zooster Hati-hati Bagi Para Manula

By On Friday, January 29th, 2016 Categories : Kesehatan

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Herpes Zooster Hati-hati Bagi Para Manula –

advertisement

HERPES zoster umumnya dialami para manula, terutama yg berusia di atas 50 tahun. Penyakit yg juga dikenal dengan istilah cacar api atau cacar ular ini disebabkan oleh virus yg sama dengan virus penyebab cacar air, merupakan varisela zoster. Virus varisela yg menetap di dalam tubuh bahkan setelah cacar air sembuh, bisa kembali aktif di kemudian hari dan menyebabkan herpes zoster.

advertisement

Penyakit ini umumnya tak mengancam jiwa, tetapi mampu menyebabkan rasa sakit yg parah. Karena itu, langsung ke dokter seandainya merasakan gejala-gejalanya agar mampu ditangani sedini mungkin.

Penyebab herpes zoster sama dengan cacar air, merupakan virus varisela zoster. Virus ini mulai menetap dalam jaringan saraf tubuh bahkan setelah cacar air sembuh. Alasan di balik virus yg aktif kembali belum diketahui secara pasti. Tetapi ada dua faktor pemicu yg diduga memengaruhinya, yaitu:

a. Usia. Penyakit ini umumnya menyerang manula (terutama yg berusia 50 tahun ke atas).

b. Pernah mengidap cacar air.

c. Sistem kekebalan tubuh yg menurun, misalnya karena mengidap diabetes, memakai obat steroid jangka panjang, atau menjalani kemoterapi.

d. Mengalami stres.

e. Pengidap herpes zoster tak dapat menularkan penyakit ini pada orang lain, tetapi bisa menularkan cacar air. Jika Anda belum pernah terkena cacar air dan mengalami kontak segera dengan ruam akibat herpes zoster, Anda bisa terinfeksi virus varisela zoster dan terkena cacar air.

Jika terkena herpes zoster, gejala pertama yg mulai dirasakan adalah rasa sakit. Rasa sakit ini juga mampu berupa sensasi terbakar. Beberapa hari kemudian, ruam menyerupai setengah lingkaran muncul. Ruam ini biasanya berkeliling sisi kiri atau kanan tubuh, terutama pada perut dan dada.

Ruam ini kemudian mulai membentuk luka melepuh berisi air yg terasa gatal dan menjadi koreng dalam 3-5 hari. Meski begitu, gejala-gejala penyakit ini bisa bervariasi. Sebagian kecil pengidap mengalami rasa nyeri tetapi tanpa ruam.

Gejala-gejala yang lain yg mungkin bisa menyertai kedua gejala penting itu di antaranya demam dan menggigil, nyeri di segala tubuh serta sakit kepala.

Herpes zoster umumnya bukan penyakit yg tergolong serius dan mengancam jiwa. Tetapi Anda sebaiknya langsung menghubungi dokter seandainya Anda pernah menderita cacar air dan merasakan gejala-gejala di atas agar mampu ditangani sedini mungkin bagi menurunkan risiko komplikasi.

Langkah-langkah Mengobati Herpes Zoster

Salah sesuatu gejala herpes zoster berupa rasa nyeri dan ruam. Karena itu, diagnosis oleh dokter biasanya dikerjakan dengan memeriksa lokasi dan bentuk ruam, serta rasa nyeri dan gejala-gejala yang lain yg dirasakan. Dokter mungkin mulai mengambil sampel kulit ruam atau cairan dari ruam yg kemudian mulai diperiksa di laboratorium seandainya dibutuhkan.

Sama seperti cacar air, tak ada langkah khusus bagi menangani herpes zoster. Tujuan pengobatannya adalah bagi mengurangi gejala sampai penyakit ini sembuh dengan sendirinya. Masa penyembuhan herpes zoster rata-rata membutuhkan waktu 14-28 hari.

Langkah pengobatan medis yg bisa dikerjakan buat mempercepat kesembuhan sekaligus mengurangi risiko komplikasi adalah dengan pemberian obat antivirus. Contohnya, acyclovir dan famciclovir. Obat antivirus paling efektif seandainya diminum dalam tiga hari setelah ruam muncul dan biasanya diberikan oleh dokter bagi digunakan pengidap selama maksimal 10 hari.

Kelompok orang yg khususnya memerlukan obat antivirus meliputi manula dan orang dengan sistem kekebalan tubuh yg menurun seperti pengidap kanker, HIV serta diabetes. Selain itu, antivirus juga diberikan pada pengidap dengan ruam atau nyeri yg parah dan seandainya herpes zoster berdampak pada mata.

Menangani rasa nyeri sedini mungkin juga mampu menghindarkan pengidap dari gangguan saraf yg mampu menyebabkan rasa nyeri berlangsung selama berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun setelah ruam sembuh. Untuk mengatasi rasa nyeri, ada dua macam obat yg biasanya mulai diberikan dokter.

Di antaranya obat pereda sakit, misalnya parasetamol, aspirin, ibuprofen dan kodein. Juga obat antikonvulsan, misalnya gabapentin serta antidepresan trisiklik (TCA), misalnya amitriptyline dan nortriptyline. Dokter biasa mulai meningkatkan dosis obat ini perlahan-lahan sampai rasa nyeri mampu teratasi. Obat antikonvulsan dan antidepresan umumnya membutuhkan waktu dua pekan sampai keefektifannya bisa dirasakan pengidap.

* Fakultas Kedokteran Universitas Trisakti (di bawah bimbingan dr Reza Aditya Digambiro, M.Kes, M.Ked(PA), Sp.PA).

Sumber: http://gayahidup.inilah.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Herpes Zooster Hati-hati Bagi Para Manula, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Pencarian Terkini :

Herpes Zooster Hati-hati Bagi Para Manula | Admin | 4.5