advertisement

Fakta Tentang Sianida

By On Monday, February 1st, 2016 Categories : Kesehatan

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Fakta tentang Sianida –

advertisement

Jakarta, Sianida ialah senyawa kimia yg mengandung (C=N), terdapat dalam bentuk gas seperti hidrogen sianida (HCN) ataupun cyanogen chloride (CNCl), ataupun bentuk kristal seperti natrium sianida (NaCN) maupun kalium sianida (KCN).

Sianida ialah racun yg bekerja cepat dan mematikan. Akibat racun sianida tergantung pada jumlah paparan dan cara masuknya ke dalam tubuh, bisa melalui pernapasan maupun pencernaan. Racun ini menghambat sel tubuh mendapatkan oksigen sehingga yg paling terpengaruh merupakan jantung dan otak.

Paparan dalam jumlah kecil mengakibatkan napas cepat, gelisah, pusing, lemah, sakit kepala, mual dan muntah serta detak jantung meningkat. Paparan dalam jumlah besar menyebabkan kejang, tekanan darah rendah, detak jantung melambat, kehilangan kesadaran, gangguan paru serta gagal napas hingga korban meninggal (Utama, 2006).

advertisement

Dosis minimum yg bisa menyebabkan kematian berkisar 200 mg dari potasium ataupun sodium sianida, dan bisa diabsorpsi melalui kulit (Olson 2007 & Meredith 1993).

Di mana Sianida Ditemukan?

1. Sianida ditemukan pada bahan alami seperti singkong, dan almond. Bagian pangkal batang dan biji buah-buahan, seperti aprikot, apel, dan buah persik, mungkin memiliki sejumlah besar bahan kimia yg dimetabolisme untuk sianida, namun bagian yg biasa dimakan dari tanaman ini mengandung sianida dalam jumlah yg jauh lebih rendah.

2. Sianida juga terkandung dalam asap rokok dan produk pembakaran bahan sintetis seperti plastik.

3. Pada industri manufaktur, sianida digunakan untuk membuat kertas, tekstil, dan plastik.

4. Sianida digunakan pada proses pencetakan foto.

5. Garam sianida digunakan dalam metalurgi untuk elektroplating, pembersihan logam, dan menghapus emas dari bijih.

6. Gas sianida digunakan untuk membasmi hama di kapal dan bangunan.

7. Sianida mampu ditemukan dalam produk-produk berbasis asetonitril yg digunakan untuk menghapus kuku palsu.

Cara Kerja Sianida

1. Sianida mencegah penggunaan oksigen oleh sel-sel tubuh sehingga terjadi kematian  sel.

2. Sianida lebih berbahaya bagi jantung dan otak dari organ-organ yang lain sebab jantung dan otak memakai banyak oksigen.

3. Keparahan keracunan yg disebabkan oleh sianida tergantung pada jumlah paparan sianida pada seseorang, rute keracunan, dan lamanya waktu terpapar.

4. Gas sianida yg terhirup melalui pernapasan paling berbahaya, tetapi sianida yg tertelan bisa jadi racun juga.

Tanda dan Gejala Paparan Sianida Langsung

1. Dalam jumlah kecil, sianida yg terpapar melalui rute  pernapasan ataupun diabsorpsi melalui kulit, ataupun melalui makanan yg mengandung sianida, dalam beberapa menit akan menimbulkan beberapa ataupun segala tanda-tanda berikut:

Pusing
Sakit kepala
Napas cepat
Denyut jantung cepat
Mual dan muntah
Kegelisahan
Kelemahan

2. Paparan sianida dalam jumlah besar melalui setiap rute di atas, mampu menyebabkan efek berikut:

Kejang
Hilang kesadaran
Tekanan darah rendah
Cedera paru
Gagal pernapasan menyebabkan kematian
Denyut jantung yg lambat

3. Namun tanda-tanda dan gejala-gejala ini tak terus berarti bahwa seseorang sudah terkena sianida.

Bagaimana Anda mampu melindungi diri sendiri, dan apa yg harus dikerjakan seandainya Anda terkena sianida

a. Bila kita diperkirakan bernapas di area/ruangan yg mengandung gas sianida, langsung tinggalkan area tersebut dan bergeser ke  area di mana udara segar cukup tersedia, hal ini angat efektif dalam mengurangi paparan gas sianida.

b. Menjauhlah dari area terbuka yg diperkirakan mengandung sianida.

c. Jika Anda tak mampu keluar dari area di mana gas sianida diperkirakan ada, ambil posisi serendah mungkin, mendekati tanah.

d. Jika Anda berpikir Anda mungkin sudah terpapar sianida, Anda harus mengganti pakaian Anda, cepat mencuci semua tubuh Anda dengan sabun dan air, dan mendapatkan perawatan medis secepat mungkin.

Melepas Pakaian Anda

1. Cepat melepas pakaian yg mungkin terpapar sianida.

2. Jika Anda menolong orang yang lain melepas pakaiannya, setiap pakaian yg harus melalui kepala harus digunting di badan dan tak dilepas melalui kepala. Hindari menyentuh daerah yg terkontaminasi, dan
melepas pakaian secepat mungkin.

Mencuci Bagian yg Terpapar

1. Secepat mungkin, mencuci sianida yg terpapar di kulit dengan sejumlah besar sabun dan air. Mencuci dengan sabun dan air akan menolong melindungi dari setiap bahan kimia yg terpapar pada tubuh kita.
2. Jika mata Anda terbakar maupun penglihatan Anda kabur, bilas mata Anda dengan air biasa selama 10 sampai 15 menit. Jika Anda menggunakan kontak lens, lepas dan satukan dengan pakaian yg terkontaminasi. Jangan menggunakan kembali kontak lens tersebut, Jika Anda mengenakan kacamata, cucilah dengan sabun dan air, lalu bisa dipakai kembali setelah dicuci.
3. Jika Anda mengenakan perhiasan, seandainya perhiasannya bisa dicuci, cucilah dengan sabun dan air, dan bisa dipakai kembali. Namun seandainya tak mampu dicuci, maka satukan dengan pakaian yg terkontaminasi.

Membuang Pakaian yg Terkontaminasi Sianida
1. Tempatkan  pakaian yg terkontaminasi  dalam kantong plastik. Hindari menyentuh daerah yg terkontaminasi menyentuh pakaian. Gunakan sarung tangan ketika mengemas ataupun hindari  kontak segera dengan pakaian yg terkontaminasi, dengan memakai penjepit ataupun sarung tangan plastik maupun sekadar plastik untuk melindungi tangan. Kemudian device bantu apa pun yg menyentuh pakaian yg terkontaminasi juga harus dimasukkan ke dalam tas.

2. Segel tas dan lalu masukkan tas dalam kantong plastik yg lain. Membuang pakaian Anda dengan cara ini akan menolong melindungi Anda dan orang yang lain dari setiap bahan kimia yg mungkin terpapar di pakaian Anda.

Bagaimana Perlakuan pada Pasien Keracunan Sianida?

Keracunan sianida diperlakukan dengan penangkal spesifik dan perawatan medis di rumah sakit.Penangkal untuk keracunan sianida diberikan sesegera mungkin setelah paparan. Dokter harus langsung menangani dan tak menunggu konfirmasi laboratorium. Hal yg paling utama ialah bagi korban untuk mendapat perawatan medis sesegera mungkin.

DAFTAR PUSTAKA

Olson, K. R., 2007, Poisoning and Drug Overdose, 2nd edition, 145-147, Prentice-Hall International Inc., USA

Henry, J.A., H.M., Wiseman, 1997, Management of Poisoning : A handbook for health care workers, World Health Organization, Geneva

Olson, K. R., 2007, Poisoning and Drug Overdose, 2nd edition, 145-147, Prentice-Hall International Inc., USA

Nio, 1989, Zat-zat Toksik yg Secara Alamiah Ada pada Bahan Makanan Nabati, Cermin Dunia Kedokteran.

*) Dr Keri Lestari, M.Si, Apt dari Departemen Farmakologi dan Farmasi Klinik, Fakultas Farmasi, UNPAD

(vit/vit)
Sumber: http://health.detik.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Fakta tentang Sianida, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Fakta Tentang Sianida | Admin | 4.5