advertisement

Asosiasi Dokter Deklarasikan Perang Lawan Kanker

By On Saturday, February 6th, 2016 Categories : Kesehatan

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Asosiasi Dokter Deklarasikan Perang Lawan Kanker –

advertisement

Jakarta – Sejumlah tokoh lintas sektoral mendeklarasikan komitmen melawan darurat kanker bertepatan dengan Peringatan Hari Kanker Dunia, Kamis (4/2/2016), di Rumah Sakit Ibu dan Anak Ibnu Sina, Jakarta Barat.

Deklarasi oleh Ketua Umum Aliansi Praktik Dokter Mandiri Indonesia (APDMI), dr Putro Setyobudyo Muhammad dari PDUI Jaya, dr. Novi Rosmayanti dari Yayasan Peduli Kanker Serviks (YPKS), dr. Reza Aditya Digambiro, M.Kes dari Universitas Trisakti dan RS Ibnu Sina serta dr. Martin dari Sekai Ichi

advertisement

“Peringatan Hari Kanker Dunia yg ditetapkan pada 4 Februari 2000 di Paris ini sangat baik untuk kita jadikan momentum mewujudkan komitmen dalam melawan kanker secara riil. Salah satunya dengan mendeklarasikan komitmen lintas sektoral sebagai bentuk kepedulian terhadap penanggulangan Kanker Serviks di Indonesia,” ungkap Dr Putro S Muhammad yg jadi Moderator Deklarasi Lintas Sektoral Lawan Darurat Kanker.

Salah satu yg menarik, lanjut Putro, meskipun menempati peringkat tertinggi di antara berbagai macam penyakit kanker yg menyebabkan kematian, kanker serviks ialah macam kanker yg sudah diketahui penyebabnya.

“Karena itu, upaya pencegahannya pun sangat mungkin dilakukan. Yaitu dengan cara tak berhubungan intim dengan pasangan yg berganti-ganti, rutin melakukan pap smear bagi yg telah aktif secara seksual, melakukan vaksinasi HPV (Human Papilloma Virus) bagi yg belum pernah melakukan kontak secara seksual dan tentunya memelihara kesehatan tubuh seperti asupan nutrisi yg seimbang,” lanjut Kepala Bidang Pengabdian Masyarakat Perhimpunan Dokter Umum Indonesia, Jakarta itu

dr. Novi Rosmayanti yg juga Duta Kanker Servik menyampaikan bahwa Yayasan Peduli Kanker Servik Indonesia akan melawan dan berperang melawan penyebaran penyakit kanker servik di Indonesia. “Para wanita diharapkan bisa mencegah terjangkitnya penyakit kanker dalam dirinya, serta menjaga sedini mungkin akan terhindar dari penyakit yg menakutkan tersebut,”tegasnya.

“Kami sebagai Duta Kanker Servik Indonesia akan bertekad dan berkomitmen dengan lintas sektoral ini agar mampu berlanjut dan terwujud dalam realisasi program guna melawan penyakit kanker khususnya Kanker Serviks seperti mengembangkan jaringan Duta Kanker Serviks di berbagai Daerah, mengembangkan Research Center, melakukan Fund Raising, mengadakan Pelatihan Pap Smear bagi tenaga medis, dan langkah-langkah strategis lainnya,” lanjut dr. Novi.

Masyarakat luas yg yang lain semakin termotivasi untuk menumbuhkan semangat dalam perbaikan upaya kesehatan dan pencerdasan masyarakat dibidang kesehatan pada khususnya, sehingga jumlah penderita kanker di Indonesia mampu dikurangi seandainya membiasakan hidup sehat. Seperti dengan rajin berolahrga, makan buah dan sayuran, menghindari makanan berpengawet dan menjauhi alkohol dan rokok.

Kanker serviks 99,7% disebabkan oleh human papilloma virus (HPV) onkogenik, yg menyerang leher rahim. Gejala kanker ini tak kelihatan sampai memasuki stadium yg lebih jauh. Fakta memamerkan bahwa jutaan wanita di dunia terinfeksi HPV, yg secara umum dianggap sebagai penyakit yg terjadi lewat hubungan seks

Kanker Serviks yg menempati urutan kedua tertinggi penyebab kematian pada wanita akibat kanker di Indonesia perlu dilawan dengan strategi holistik yakni strategi yg meliputi Promotif, Preventif, Kuratif, Rehabilitatif bahkan hingga Paliatif. Sehingga diperlukan berbagai pendekatan baik dari sudut pandang individu hingga yg lebih luas lagi seperti kalangan masyarakat.

Sementara kanker masih dianggap jadi penyakit yg sangat menakutkan dan paling mematikan di dunia. Jutaan orang tiap tahun meninggal akibat penyakit kanker baik kanker paru, kanker hati, kanker perut, kanker payudara ataupun kanker serviks dan tiap tahun jumlahnya semakin meningkat.

Jumlah penderita kanker di Indonesia sangat tinggi. Hal ini kelihatan dari berbagai laporan kanker yg dipublikasikan baik oleh pemerintah ataupun lembaga-lembaga kanker. Bahkan menurut WHO pada 2030 akan terjadi lonjakan penderita kanker di Indonesia sampai tujuh kali lipat. Jumlah penderita kanker yg meninggal juga kian memprihatinkan

Sumber: http://gayahidup.inilah.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Asosiasi Dokter Deklarasikan Perang Lawan Kanker, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Pencarian Terkini :

Asosiasi Dokter Deklarasikan Perang Lawan Kanker | Admin | 4.5