advertisement

Belajar Facebook Marketing: 10 Langkah untuk Mulai Mempromosikan Bisnis Anda di Facebook

By On Thursday, February 4th, 2016 Categories : Internet

PalingPopuler.Com mengabarkan tentang Belajar Facebook Marketing: 10 Langkah untuk Mulai Mempromosikan Bisnis Anda di Facebook.

Facebook berubah dengan pesat dari tahun ke tahun.

Kalau kamu rutin menggunakan Facebook pasti sadar.

advertisement

Tutorial-tutorial Facebook marketing yg efektif 2-3 tahun lalu kemungkinan besar ketika ini telah tidak berlaku lagi.

Atau lebih parahnya, malah merugikan.

Myg berasalahnya pergerakan keterangan online di Indonesia ketika ini masih lebih lambat daripada di luar, jadi panduan yg kadaluarsa masih terbiasa ditemukan.

advertisement

Ada lagi…

…sekarang ini kalau bicara Facebook marketing, kita terus berpikir ‘iklan-iklan-iklan’.

Padahal sebelum iklan masih ada yg HARUS kamu perbersiapkan dulu.

Untuk itulah panduan ini dibuat.

Anda akan mempelajari langkah apa saja yg harus kamu lakukan di dunia pemasaran dan Facebook modern, supaya strategi kamu jadi sempurna.

1. Temukan 5 page punya brand saingan kamu di Facebook

Begini myg berasalahnya:

Orang yg baru terjun ke Facebook biasanya segera “main kasar”.

Maksudnya, mereka tidak tahu apapun tentang Facebook. Apa yg harus dikerjakan, apa yg dberitakai oleh orang yang lain, apa yg efektif untuk bisnis mereka.

Tapi belum apa-apa telah buat banyak post…

…belum apa-apa telah pasang iklan.

Padahal kalau kamu sendiri tidak tahu apa-apa, bahkan menggunakan layanan agensi periklanan di Facebook pun bakal jadi tidak efektif.

Anda sendiri yg harus tahu (maupun minimal satu diantara orang dalam).

Maka dari itu, cara terbaik untuk belajar ialah dengan melihat dan meniru apa yg efektif di dalam bidang industri kamu sendiri.

Ini cara mencarinya:

Masukkan “Pages about [industri] that are liked by my friends” di kolom pencarian Facebook. Hasilnya seperti gambar berikut.

Facebook akan menunjukkan page dalam topik yg kamu masukkan, dan yg populer di komunitas teman-teman kamu sendiri.

Klik pada ‘See more’, inilah saingan kamu.

Cari sebanyak mungkin yg menurut kamu paling mirip dengan bisnis kamu. Abaikan yg followernya sedikit maupun yg followernya banyak tetapi tidak ada like & komentar.

Kemudian, pelajari ini:

  • Seperti apa post yg menbisa banyak like
  • Seberapa terbiasa mereka menerbitkan post baru
  • Jam berapa post yg menbisa banyak like
  • Foto, cover, dan kelengkapan profil yang lainnya

Dan yang lain-yang lain…masih banyak yg bisa kita pelajari.

Yang paling utama, ketika nanti akan membuat iklan maka kamu bisa menargetkan orang-orang yg me-like page saingan-saingan kamu ini.

Dengan begitu, iklannya jadi tepat sasaran dan lebih murah.

2. Buat page yg menarik, ikuti tips berikut

Di Facebook, page itu seperti toko kamu.

Kalau tokonya jelek, tidak akan ada yg datang.

Pertama, masuk ke link ini untuk membuat Facebook Page. Kemudian pilih kategori yg tepat. Serius. Beda kategori bisa beda fitur yg diberikan.

Seyang lain itu bakal aneh dilihat orang kalau tidak sesuai.

Kalau masih belum percaya coba lihat kategori page dari saingan kamu tadi.

Kedua, masukkan nama brand kamu.

Ini tips menamai page yg biasanya membuat orang salah:

  • Gunakan nama brand kamu, titik
  • Jangan gunakan macam produk/layanan sebagai nama (misalnya: “kontraktor rumah”)
  • Singkat, 2-3 kata paling optimal. Pisahkan dengan spasi

Ketiga, lengkapi profil kamu mulai dari URL, deskripsi, foto, cover, dan keterangan yang lainnya. Ikuti tips ini:

  • Profil picture: gunakan logo dengan resolusi tinggi, jangan gunakan gambar yg buram
  • Cover: gunakan gambar yg menarik dengan resolusi tinggi, jangan gunakan sembarang gambar dari internet
  • About: jelaskan bisnis kamu dengan singkat & menarik, hilangkan kata yg bertele-tele
  • Lengkapi semua keterangan di tab Info, selengkap-lengkapnya

Ketika baru membuat page, kamu akan diminta segera memasang iklan. Jangan. Belum ketikanya.

Meskipun begitu, kamu bisa memasukkan data audiens kamu sekarang.

3. Ketahui dan tentukan target calon audiens kamu

Dalam dunia pemasaran, kita telah paham bahwa menargetkan 1 kelompok audiens jauh lebih efektif daripada yg terlalu umum. Sulit membuat strategi yg bisa ampuh untuk semua komunitas.

Ini akan berguna pada ketika kamu membuat konten.

Kesalahan yg paling fatal di sini biasanya menggunakan bahasa yg tidak pantas buat target audiens mereka sendiri.

Contoh:

Sebuah bisnis, target pasarnya ialah orang berusia 35+.

Tapi lantas di Facebook mereka membuat post yg ditujukan untuk anak muda. Misalnya menggunakan bahasa gaul, maupun membuat gambar lucu.

Tidak pantas kan?

Itu bentuk yg paling simpel.

Intinya, kita harus menyediakan apa yg pantas dan menarik bagi target audiens kita sendiri.

Untungnya, dengan Facebook kita bisa dengan mudah mengenali bersiapa audiens yg kita incar. Caranya lagi-lagi dengan memanfaatkan brand saingan.

Kata kuncinya: “Interests liked by people who like [nama page]”

Interest audiens di Facebook

Hmm…jadi orang-orang yg kita targetkan ialah orang yg religius, sayg ibu, suka sepakbola, belajar psikologi, dan suka menggambar.

Ketika membuat konten, kalau kamu membahas hal-hal itu maka jumlah like-nya akan lebih banyak.

Kata kunci ‘interests’ juga bisa kamu ganti, misalnya:

  • Movies
  • Books
  • Restaurants
  • Places
  • Public figures
  • Organizations
  • dll. Apapun bisa

Kalau page kamu telah punya banyak like, bisa juga gunakan page kamu sendiri supaya lebih akurat.

4. Optimasi website untuk Facebook

Kalau kamu telah bicara tentang Facebook marketing, mestinya kamu ketika ini telah punya website sendiri.

Kalau belum, segera buat.

Melakukan pemasaran online tanpa website itu seperti bunuh diri secara perlahan.

Ok, cukup basa-basinya.

Anda pasti pernah lihat website yg ketika di-share di Facebook jadinya seperti ini:

Contoh share di FB yg kurang baik

Gambarnya buram, tidak berhubungan, maupun yg muncul bukan gambar utamanya. Lalu judulnya beda dengan aslinya, deskripsinya juga tidak jelas.

Itu satu diantara akibat dari website yg tidak dioptimasi.

Kita ingin supaya ketika website kita di-share, semuanya pas. Gambarnya tepat, resolusinya bagus, serta punya judul dan deskripsi yg menarik.

Ini supaya yg mengunjungi website kita semakin banyak.

Untuk itu, ada beberapa “meta tag” yg harus kamu pasang di website. Tepatnya di bagian <head>.

Seperti yg ditunjukkan oleh OGP.me:

Penerapan open graph meta tag

Bingung?

Nggak ngerti ini maksudnya apa?

Jangan khawatir.

Kalau kamu pemakai WordPress, install plugin bernama Yoast SEO. Dari plugin ini kita bisa mengatur meta tag yg disebutkan tadi dengan lebih mudah.

Kalau kamu bukan pemakai WordPress dan tidak mengerti bahasa HTML sama sekali, cara termudah yakni kirimkan artikel ini ke developer website kamu.

Setelah itu, tes di Open Graph Debugger ini.

5. Pahami tips untuk membuat post yg baik di Facebook

Di Facebook, kita tidak bisa membuat post terlalu banyak dalam sehari.

Alasannya ada 2:

  • Post lebih dari 2x sehari akan menbisakan lebih sedikit like
  • Setiap post harus berkualitas, sulit untuk membuat banyak post berkualitas dalam sehari

Lebih lengkapnya telah kita bahas di panduan meningkatkan like di Facebook ini.

Maka dari itu, setiap post harus kamu pikirkan matang-matang.

Inilah beberapa tipsnya.

Tips untuk masing-masing macam post (teks, gambar, video, link)

Pertama, post bermacam teks sebaiknya tidak berdiri sendiri meyang lainkan dibarengi gambar, video, maupun link. Orang cenderung melewatkan post berupa teks karena tidak menarik.

Seyang lain itu, sulit menyampaikan pesan dengan teks karena Facebook akan memotong teks yg terlalu panjang.

Jadi sebisa mungkin hindari teks tanpa media.

Sedangkan kalau kamu menggunakan video, pastikan video tersebut kamu upload di Facebook. Hindari menaruh link video dari YouTube.

Mengapa?

Lihat gambar berikut:

facebook-native-vs-youtube1

Facebook memang dikenal agak sedikit ‘licik’ dalam urusan ini. Mereka dengan sengaja menurunkan jangkauan dari video YouTube bila dipost ke Facebook.

Sebaliknya, video yg diupload segera ke Facebook menbisakan lebih banyak jangkauan, komentar, like, dan share.

Yang ketiga, post berupa gambar.

Supaya optimal, ukuran gambar yg kamu gunakan sebaiknya mendekati persegi, maupun berupa persegi. Ukuran gambar minimum ialah 472×394 px. Lebih dari itu tidak myg berasalah, tetapi jangan sampai kurang.

Ini contohnya:

Gambar yg ukurannya lebih besar akan secara otomatis diperkecil tanpa memotong bagiannya.

Yang terakhir, untuk post berupa link

Link yg menbisakan engagement terbaik di Facebook biasanya yg punya gambar berukuran landscape (memanjang ke samping).

Konten yg dishare di Facebook

Jadi, kalau kamu membuat konten di website pastikan gambarnya punya ukuran minimum berukuran 470×246 px. Lebih dari itu tidak myg berasalah, yg berasalkan rasionya tetap mendekati.

Lalu, macam post mana yg terbaik?

Sebetulnya tergantung.

Tergantung dari bobot isinya.

Post di social media, termasuk Facebook, pada umumnya tidak bisa terlalu berbobot. Gambar hanya mengandung sedikit keterangan, begitu pula dengan teks.

Bahkan video di Facebook rata-rata hanya dilihat kurang dari 30 detik:

Statistik view video di Facebook

Jadi, bila konten kamu hanya berupa keterangan singkat, hiburan, pemberitahuan, dan semacamnya, maka gunakan foto maupun video.

Tapi kalau bobotnya tinggi, jangan.

Untuk konten berbobot tinggi dan panjang, terbitkan di website kamu sendiri lalu post link-nya ke Facebook.

Kapan waktu terbaik untuk posting di Facebook?

Lagi-lagi, tergantung.

Tergantung bersiapa audiens kamu.

Apakah mereka orang yg aktif di Facebook sepanjang hari maupun hanya malam hari? Apakah mereka aktif ketika hari kerja maupun akhir pekan?

Kalau di-logika-kan sekilas, jam aktifnya mungkin seperti ini:

  • Pelajar/mahasiswa: hari kerja, malam
  • Pekerja: akhir pekan, malam
  • Ibu rumah tangga: hari kerja, siang

Sekali lagi, itu hanya mungkin.

Untuk mengetahui pastinya, lanjutkan membaca sampai langkah ke-7 di bawah.

6. Cari dan berpartisipasi di grup yg populer dalam industri kamu

Setelah 3-5 hari secara rutin menerbitkan post di Facebook Page, kamu akan sadar bahwa tidak ada orang yg membaca.

Tidak ada yg memberi like, tidak ada yg men-share.

Kosong melompong.

Dalam tahap ini, ada 2 yg biasanya dikerjakan oleh praktisi social media marketing pemula:

  • Menyerah
  • Ngotot menerbitkan konten tiap hari, menunggu keajaiban

Oh ada 1 lagi. Menggunakan iklan. Tapi itu kita bahas nanti.

Intinya, kalau dalam tahap ini kamu hanya menerbitkan konten tanpa melakukan strategi yang lain maka tidak akan ada kemajuan sama sekali. Meskipun konten kamu bagus.

Itu kesalahan dalam social media marketing yg paling umum.

Langkah keenam inilah solusinya.

Untuk bisa membuat orang yang lain mengenal kita, maka kita yg harus masuk ke tempat yg banyak orangnya.

Yaitu grup.

Untuk mencari grup yg sesuai dengan bisnis kamu, gunakan satu diantara kata kunci berikut:

  • “groups named [nama industri]”
  • “groups about [nama industri]”
  • “groups joined by people who like [industri/page/kata kunci yang lain]”

Mencari grup di Facebook

Cari beberapa yg punya banyak anggota…

…tetapi jangan yg isinya spam.

Ciri-ciri grup yg bagus:

  • Sering ada tanya jawab
  • Setiap post banyak like/komentarnya
  • Membernya terbiasa berbagi keterangan berupa teks/gambar/link
  • Tidak ada post yg tidak berhubungan.

Karena beberapa grup sifatnya ‘closed’, maka mau tidak mau kamu harus gabung dulu ke banyak grup. Lalu kalau ternyata jelek, segera keluar.

Kemudian setelah gabung ngapain?

Langsung promosi?

Jangan. Jangan pernah.

Begini…

Grup Facebook jaman sekarang itu isinya sebagian besar spam. Terutama grup-grup yg telah tidak dipelihara oleh pepunyanya.

Sedangkan grup yg bagus itu pasti pepunyanya ketat.

Kalau ada yg promosi, segera ditendang keluar. Sekali kena tendang, maka kamu tidak akan bisa gabung lagi ke grup itu.

Maka dari itu, jangan (segera) promosi.

Yang harus kamu lakukan ialah berbagi keterangan, panduan, dan bacaan yang lain yg bermanfaat bagi anggota grup. Selama 1-5 hari pertama tanpa link satupun.

Setelah beberapa hari, setelah dikenal, barulah ajak mereka like page kamu.

Salah satu cara tercepat untuk menbisakan respon positif dari anggota grup ialah dengan berbagi panduan untuk permyg berasalahan tertentu yg dikemas dalam ebook (PDF).

7. Analisa performa page kamu sendiri

Sekarang, setelah lebih dari sepekan rutin membuat post di page DAN berpartisipasi di grup, kamu akan mulai menbisakan interaksi.

Anda akan sadar bahwa ada post yg menbisakan banyak like/komentar/share, ada juga yg sedikit.

Itu bukan karena kebetulan.

Memang ada beberapa macam dan isi post yg lebih menarik bagi orang yang lain. Ada juga yg kurang menarik.

Inilah yg harus kamu pelajari.

Untuk bisa menbisakan banyak like, share, komentar, pengunjung, pembeli, maka kamu harus terus membuat post yg menarik bagi mereka.

Maka dari itu, kita harus melakukan analisa.

Lokasinya di menu ‘Insights’ ini:

Melihat insights facebook page

Disinilah letidaknya semua keterangan yg perlu kamu ketahui.

Ada beberapa hal yg perlu kamu analisa:

  1. Hari apa yg paling banyak follower online
  2. Jam berapa mereka online
  3. Post mana yg menbisakan paling banyak reach dan engagement
  4. Post mana dari saingan kamu yg menbisakan paling banyak engagement

Untuk menbisakan data dari saingan, kamu bisa masuk ke menu ini:

Menganalisa page saingan

Setelah mengetahui apa yg populer dan kapan waktu terbaik, sekarang yg bisa kamu lakukan ialah menyusun rencana konten untuk ke depannya.

8. Optimasi page untuk search engine

Sebelum kita masuk ke yg satu ini, kalau kamu belum tahu sama sekali tentang SEO silahkan baca panduan ini.

Kalau telah silahkan lanjut.

Ehem..

Sebetulnya aku mestinya menempatkan poin ini di awal. Setelah pembuatan page.

Tapi myg berasalahnya, banyak orang yg justru salah fokus. Mereka terlalu mengutamakan SEO untuk page-nya, sehingga profilnya jadi berantidakan.

Jadi ingat prinsipnya…

…jangan lakukan SEO berlebihan di Facebook Page.

Kenyamanan dan kemudahan pemakai dalam menggali keterangan tetap merupakan yg utama.

Berdasarkan prinsip tersebut, inilah tips SEO untuk Facebook Page:

Nama page

Nama page harus persis sama dengan nama brand kamu.

Tapi kalau memang namanya bisa ditambahkan keyword, tambahkan.

Misalnya aku punya jasa fotografi dengan nama ‘Darmawan’. Maka nama page-nya bisa aku buat jadi ‘Darmawan Photography”.

Dengan begitu, page tersebut akan menbisakan peringkat lebih tinggi ketika ada yg mencari jasa fotografi melalui Google maupun search-nya Facebook sendiri.

Contoh yg tidak baik:

Misalnya aku punya jasa pembuatan website bernama ‘Darmawan’. Karena ingin memasukkan keyword, namanya aku paksakan jadi ‘Pembuatan Website – Darmawan’.

Aneh kan?

Intinya, pastikan nama page kamu tidak terkesan dipaksakan.

Jangan pula gunakan embel-embel seperti: jasa, jual, beli, dll. (contoh: Jasa Fotografi Darmawan)

Meskipun betul secara SEO lebih bagus, tetapi nama page seperti ini justru akan membuat bisnis kamu kesannya jadi kurang profesional.

URL

Sama seperti nama page, pilihan pertama untuk URL ialah nama brand.

Kalau ternyata URL nama brand tidak tersedia, biasanya kita akan tidak mengurangikan 1 kata di depan maupun belakangnya. Disinilah kita gunakan keyword.

Seperti contoh tadi, URL ‘Darmawan’ tentunya telah tidak tersedia sehingga aku bisa menggunakan ‘DarmawanPhotography”.

Atau kamu bisa menggunakan kata kunci lokal.

Misalnya di Google Keyword Planner ada hasil pencarian yg lumayan besar untuk kata kunci “jasa pembuatan website jogja”.

Berdasarkan ini, URL aku bisa jadi “DarmawanJogja”.

Kata kunci lokal itu kata kunci yg mengandung nama daerah.

About

Untuk Facebook Page, about = meta description.

Jadi sama seperti aturan meta description di panduan on-page SEO:

  • Mengandung 1 keyword
  • Menarik, mampu mengundang klik

Alamat & nomor telepon

Ini wajib, tetapi terbiasa dilupakan.

Dalam SEO lokal, alamat dan nomor telepon merupakan faktor rangking yg sangat besar.

Jadi ketika ada yg mencari bisnis kamu dengan keyword lokal (mengandung nama daerah), maka Facebook Page kamu akan menbisakan peringkat tinggi.

Seyang lain untuk SEO, kolom about kamu juga akan jadi seperti ini:

Alamat nomor telepon Facebook page

Backlink

Mari kita berpikir realistis.

Ada beberapa pertimbangan mengapa kita sebaiknya tidak usah pusing dengan urusan backlink pada Facebook Page.

  1. Ini bukan website kamu, lebih baik kamu menyediakan waktu dan tenaga untuk mengoptimasi website sendiri
  2. Facebook Page normalnya sulit menbisakan peringkat tinggi

Saya pribadi pernah beberapa kali mengupayakan supaya Facebook Page menbisakan peringkat tinggi di Google.

Memang bisa…

…tetapi tidak lama lalu akan turun lagi.

Ini karena algoritma Google terhadap Facebook Page tidak stabil.

Jadi satu-satunya backlink yg kamu pasang ialah dari website kamu sendiri menuju Facebook Page. Tidak perlu terlalu repot.

Facebook Notes

Ini dia.

Kalau kamu serius ingin memanfaatkan Facebook Page untuk mendatangkan pengunjung dari Google, maka Facebook Notes ialah jawabannya.

Begini…

Facebook Page itu hanya berupa 1 halaman.

Maka normalnya kamu hanya bisa menbisakan rangking tinggi untuk 1 keyword utama (dan beberapa keyword turunan).

Nah, dengan membuat artikel di Notes kita bisa mengincar kata-kata kunci yang lain.

Artinya dengan membuat beberapa Notes maka kamu bisa menbisakan rangking tinggi untuk banyak keyword.

Tapi perhatikan 3 hal ini:

  • Jangan terlalu fokus membuat konten di Facebook, sekali lagi ini bukan website kamu
  • Jangan mengincar kata kunci dengan persaingan tinggi, cara yg persaingannya SANGAT rendah
  • Selalu pasang link dari notes ke website kamu dan Facebook Page

Itulah beberapa hal terkait SEO untuk Facebook Page.

Untuk mulai membuat Notes di Facebook Page, masuk ke menu Settings > Apps > klik tombol Add App pada Notes. Setelah itu, lokasi notes kamu ada di sini:

Membuat notes di Facebook

Terakhir, ingat 2 hal: jangan optimasi berlebihan, jangan terlalu bergantung dengan traffic dari mesin pencari.

9. Gunakan Facebook Ads, ini beberapa tips singkat

Sebetulnya panduan tentang Facebook Ads akan dibahas dalam artikel yang lain, tetapi karena aku percaya kamu pasti ingin beriklan maka aku bahas secara singkat.

Karena aku terbiasa menggunakan tampilan Facebook dalam Bahasa Inggris, maka kamu yg menggunakan tampilan Bahasa Indonesia harap menyesuaikan istilah-istilahnya.
  1. Jangan ‘boost’ post yg telah diterbitkan. Buat ‘dark post’ melalui power editor
  2. Gunakan gambar yg relevan dengan pesan kamu, bukan sekedar yg menarik
  3. Gunakan audiens dari page yang lain sebagai target interest
  4. Targetkan audiens yg sangat spesifik semakin spesifik semakin baik untuk iklan pertama kamu
  5. Pasang remarketing pixel dan conversion tracking pixel di website kamu
  6. Pelajari copywriting, wajib
  7. Selalu beritahu apa yg mereka harus lakukan (klik, beli, download, dll.) dan mengapa mereka harus melakukan hal itu
  8. Kalau budget kamu kecil, utamakan news feed ads
  9. Selalu buat lebih dari 1 variasi untuk copy, gambar, dan targeting, lakukan split testing
  10. Sebaiknya hindari segera berjualan, berikan mereka manfaat (alasannya dibahas dalam langkah 10)

Itulah 10 tips singkat buat kamu.

Kalau ini pertama kali kamu mendengar istilah-istilah tadi, wajar. Silahkan pelajari lebih lanjut mengenai Facebook Ads sampai kamu bersiap.

10. Lakukan soft sell, bukan hard sell. Ini caranya

Ini satu diantara dari kesalahan dalam social media marketing paling fatal.

Apapun strategi yg kamu gunakan, walaupunpunpun dengan iklan, kalau kamu melakukan hard selling maka hampir pasti akan gagal (kecuali remarketing, biasanya).

Ini karena orang yg aktif di Facebook pada umumnya bukan untuk membeli sesuatu.

Baygkan,

Orang yg sedang di Facebook untuk melihat-lihat foto keluarga dan teman mereka. Kemudian melihat iklan yg menawarkan produk.

Dengan iklan singkat seperti itu, apakah mereka yg sama sekali tidak punya niat membeli akan terbujuk?

Tidak sama sekali.

Itulah karenanya Facebook Ads dikenal tidak bisa menghasilkan penjualan.

Berbeda dengan Google AdWords dimana orang yg melakukan pencarian dengan keyword tertentu memang ingin membeli sesuatu.

Maka dari itu di Facebook jauh lebih baik kalau kamu melakukan soft selling.

Caranya, dengan memberikan sesuatu.

Misalnya:

  1. Ebook
  2. Konten panduan
  3. Video/webinar
  4. Kupon diskon

Tapi kita tidak akan memberikan kepada mereka secara hanya-hanya.

Meyang lainkan ditukar dengan kontidak mereka. Email maupun nomor HP.

Inilah tujuan kita, menbisakan kontidak dari mereka yg punya rasa tertarik dengan produk/layanan kamu. Meskipun sekarang belum bersiap membeli.

Dengan begitu, di yang lain hari kita bisa melakukan kembali “mengingatkan” mereka. Sehingga ketika mereka bersiap maka mereka akan membeli.

Beberapa poin terakhir yg harus kamu ingat

Kita telah membahas 10 langkah untuk mulai promosi di Facebook. Anda sekarang bisa segera mulai dari tahap pertama, yakni mencari 5 saingan.

Sebelum kita akhiri, ada beberapa hal yg perlu aku ingatkan kembali.

  1. Website kamu jauh lebih berharga daripada Facebook Page
  2. Ini social media, kamu harus ber-sosial-isasi
  3. Jangan pernah melakukan hard sell di Facebook
  4. Pelajari konsep copywriting sebelum kamu mulai beriklan

Selanjutnya, silahkan menuju bab yang lainnya yg belum kamu baca dalam seri panduan social media marketing ini:

Daftar Isi Panduan Social Media Marketing

1. Menyusun Strategi2. Kesalahan Umum
3. Meningkatkan Follower4. Facebook Marketing

Belajar Facebook Marketing: 10 Langkah untuk Mulai Mempromosikan Bisnis Anda di Facebook
sumber : panduanim.com

Belajar Facebook Marketing: 10 Langkah untuk Mulai Mempromosikan Bisnis Anda di Facebook | Admin | 4.5