advertisement

Apa itu Content Marketing?

By On Thursday, February 4th, 2016 Categories : Internet

PalingPopuler.Com mengabarkan tentang Apa itu Content Marketing?.

Istilah content marketing, konten marketing, dan pemasaran konten belakangan ini terbiasa diucapkan terutama dalam konteks digital marketing.

Katanya, content marketing merupakan model pemasaran digital terbaik ketika ini.

advertisement

Tapi apa sih sebetulnya pengertian dari content marketing?

Mengapa pemasaran konten ketika ini jadi strategi paling efektif untuk menbisakan kustomer yg loyal?

advertisement

Mengapa strategi ini lebih efektif daripada pemasaran tradisional?

Inilah jawabannya…

Pengertian content marketing

Singkatnya, menggunakan konten untuk tujuan pemasaran.

Tapi untuk formalitas, ini pengertian yg agak panjang dari content marketing maupun (diterjemahkan) pemasaran konten:

Content marketing ialah strategi pemasaran dimana kita merencanakan, membuat, dan mendistribusikan konten yg mampu menarik audiens yg tepat sasaran, lalu mendorong mereka jadi kustomer.

Jadi ada 2 tujuan dari content marketing:

  1. Menarik audiens baru untuk mengenal bisnis kamu.
  2. Mendorong (mengajak) mereka untuk jadi kustomer.

Masih bingung?

Coba ingat kembali satu diantara akun punya perusahaan/brand besar yg kamu follow di social media. Biasanya mereka mengirimkan update yg menarik…

…bisa berupa foto, video, artikel, maupun sekedar update status.

Itu satu diantara contoh dari content marketing.

Konten dalam content marketing bisa dalam berbagai bentuk. Seperti yg barusan disebutkan: gambar, video, audio, tulisan, dsb.

Seyang lain bentuknya, kita juga bisa membedakan konten dari sifatnya: menghibur, mendidik, emosional, dll.

Yang terutama, konten kamu harus menarik.

Kalau konten kamu tidak mampu membuat orang yang lain tertarik untuk menyimak, berarti kamu gagal dalam upaya content marketing.

Buku Content MarketingPanduan Content Marketing

Dalam panduan ini dibahas tahap-tahap menyusun strategi content marketing untuk bisnis kamu. Serta cara-cara membuat konten berkualitas yg mampu menarik pengunjung dan mendorongnya jadi kustomer.

Mengapa content marketing lebih efektif?

Bicara tentang efektivitas dari content marketing (dan strategi pemasaran modern yang lainnya), tentunya paling mudah bila dibandingkan dengan model pemasaran tradisional.

Untuk itu, mari kita lihat bedanya dulu.

Dalam pemasaran tradisional, biasanya mereka mempromosikan apa yg mereka jual – produk/jasa – melalui media iklan. Harapannya supaya yg melihat iklan segera beli.

Myg berasalahnya…model seperti ini sekarang telah tidak efektif lagi.

Masyarakat telah kebal dengan yg namanya promosi produk. Maka ketika mereka melihat iklan secara online maupun offline yg mempromosikan produk, dianggap angin lalu.

Iklan promosi tidak memberikan manfaat bagi orang yang lain.

Karena itulah tingkat klik-nya sangat rendah:

CTR iklan

Hanya 0.12%.

Tapi jangan salah paham…

…praktisi content marketing juga bisa menggunakan iklan.

Bedanya, iklan tidak digunakan untuk segera mempromosikan produk. Meyang lainkan untuk mendistribusikan konten yg bermanfaat.

Sekarang tanyakan pada diri kamu sendiri:

Lebih menarik mana, iklan yg mempromosikan produk…maupun iklan yg mempromosikan konten gratis yg bermanfaat bagi kamu?

Konten tentunya.

Maka dari itulah, pemasaran konten lebih superior daripada pemasaran tradisional.

Tapi kalau kita mempromosikan konten, bukan produk, penjualannya bagaimana?

Kalau kita ingat kembali, tujuan dari content marketing yakni menarik audiens baru dan mendorong mereka untuk jadi kustomer (melakukan pembelian).

Yang pertama telah jelas, tadi.

Dengan konten kita jadi lebih mudah untuk menarik audiens baru, dibandingkan pemasaran tradisional.

Sekarang yg kedua…

…statistik berikut dikutip dari OneSpot (2015):

Website yg menggunakan content marketing menbisakan konversi dan penjualan 6x lebih tinggi daripada yg tidak.

Alasannya?

Ketika mempromosikan produk/jasa, masyarakat tidak tahu apapun tentang kredibilitas kamu. Ini karena kamu hanya menunjukkan apa yg kamu jual.

Karena itu, konversi penjualan akan jadi lebih kecil.

Sementara kalau kamu mepunyai konten yg bernilai, masyarakat jadi tahu bahwa bisnis kamu bisa dipercaya. Konversi penjualan akan meningkat.

Jangka pendek vs. Jangka panjang

Ini yg menarik dari content marketing.

Bagi bisnis maupun usaha baru yg menggunakan model pemasaran tradisional, ketika mereka menggunakan iklan maka normalnya jumlah pembeli akan meningkat.

Tapi ketika iklan dihentikan, maka kembali ke 0 lagi.

Ini karena mereka hanya tahu keberadaan kamu lewat iklan dan promosi.

Tidak begitu dengan content marketing.

Ketika kamu telah punya konten yg benar-benar bermanfaat, maka orang yang lain akan tetap bisa menemukan kamu.

Pengunjung akan jadi follower, subscriber, lalu jadi kustomer, pada akhirnya mereka juga akan menolong mempromosikan bisnis kamu kepada kenalan mereka.

Tidak hanya itu…

…dengan menyediakan konten, berarti kamu juga akan membuka channel baru untuk mendatangkan pengunjung seyang lain dengan iklan. Seperti:

  • Search engine
  • Social media
  • Situs komunitas
  • Website punya orang yang lain
  • Email

Dan yang lain-yang lain.

Itulah kenapa website yg melakukan content marketing akan menbisakan lebih banyak pengunjung dalam jangka panjang. Bahkan dibandingkan mereka yg memasang iklan.

Ingin belajar content marketing lebih lanjut?

Tertarik mempelajari lebih lanjut tentang content marketing?

Silahkan baca seri panduan content marketing ini untuk memperdalam ilmu kamu:

Buku Content MarketingPanduan Content Marketing

Dalam panduan ini dibahas tahap-tahap menyusun strategi content marketing untuk bisnis kamu. Serta cara-cara membuat konten berkualitas yg mampu menarik pengunjung dan mendorongnya jadi kustomer.

Apa itu Content Marketing?
sumber : panduanim.com

Pencarian Terkini :

Apa itu Content Marketing? | Admin | 4.5