advertisement

Axioo Venge: RAM 3 GB Bukan Jaminan!

By On Tuesday, January 19th, 2016 Categories : Gadget

[ads1]
Axioo Venge: RAM 3 GB Bukan Jaminan! – Jakarta – Dimulai dari Android One, ponsel lokal akan berani memperlihatkan taji. Seperti yg dikerjakan Axioo lewat ponsel terbarunya yg dinamai Venge. Meski mengincar segmen menengah, ponsel ini di atas kertas milik spesifikasi kelas atas.

Sejak dimulai oleh Xiaomi, peta kompetisi di segmen menengah memang sudah berubah. Kalau dulunya hanya ponsel kelas atas yg milik spesifikasi premium, sekarang aturan tersebut tampaknya telah tidak berlaku. Karena ponsel kelas menengah pun kini juga telah akan ditawarkan denga spesifikasi menggiurkan.

Contohnya adalah Axioo Venge yg mampir ke dapur review detikINET. Ponsel ini bikin penasaran karena spesifikasi yg diusungnya. Kalau kebanyakan ponsel menengah masih menyodorkan RAM 2 GB, Axioo Venge dipastikan memecah standar tersebut.

advertisement

Ya, ponsel lokal ini coba menggoda dengan kapasitas RAM yg tidak tanggung-tanggung, mencapai 3 GB! Artinya ponsel ini berusaha menonjolkan sisi performanya, meskipun dari sisi yang lain Axioo Venge juga terbilang lumayan.

Ditambah lagi banderol Axioo Venge juga cukup menggoda. Hanya dengan merogoh kocek Rp 2 juta, ponsel RAM 3 GB telah dapat diboyong. Pastinya bikin penasaran seperti apa ponsel anyar Axioo ini, terutama performanya.

Tak ingin berlama-lama, yuk simak review yg sudah detikINET pada ponsel lokal yg sesuatu ini.

advertisement

Desain Lumayan, Kualitas Khas Ponsel Lokal

Pertama kali menggenggam Axioo Venge, impresi ‘biasa saja’ sempat menghinggapi. Namun sedikit demi sedikit ketertarikan akan tumbuh. Pasalnya bodi bagian belakang Axioo milik permukaan yg unik, yakni sandstone.

Permukaan seperti ini sebelumnya pernah hadir di OnePlus One. Penggunaan permukaan sandstone bikin Axioo Venge jadi nyaman digenggam karena sensasi kesatnya. Di sisi lain, bagian bezel (pembatas layar) ponsel ini juga lumayan. Meski awalnya terlihat biasa saja, namun setelah lebih diperhatikan penggunaan aksen warna dop emas bikin pinggiran Axioo Venge terlihat elegan.

Sedangkan selebihnya tidak beda jauh dengan kebanyakan ponsel, seperti penempatan tombol power dan volume di sisi kiri, port micro USB di bagian bawah, dan port audio 3,5 mm di bagian atas. Yang agak bikin risih adalah tombol fisiknya, Axioo Venge tombol back, home dan menunya bergaya backlit.

Masalahnya, backlit yg ada di balik ketiga tombol tersebut baru mulai menyala saat kami menyentuhnya. Jadi meskipun saat pengguna membuka kunci layar ponsel ini, ketiga tombol mulai tetap ‘gelap’. Memang, kedengarannya sepele, tetapi backlit yg tak otomatis menyala nyatanya cukup merepotkan karena pengguna jadi harus meraba-raba dahulu buat menekannya.

Tapi pengalaman tiap pengguna pastinya berbeda. Masalah kecil di backlit dapat saja tidak jadi persoalan buat pengguna lainnya.

Axioo Venge tak mengusung unibodi, berarti bagian baterainya mampu dilepas. Di balik penutup baterainya pengguna juga mulai menemukan slot kartu SIM buat macam mini dan micro. Kedua slot terletak bersebelahan dengan slot micro SD yg juga ditawarkan ponsel ini.

Namun yg bikin agak kurang sreg adalah kualitas bodi belakang sekaligus penutup baterai. Materialnya sangat tipis sehingga terasa rentan. Meski demikian hal ini memberikan keuntungan, karena penutup belakang Axioo Venge jadi sangat fleksibel. Dengan begitu pengguna tidak perlu khawatir bagian ini gampang pecah.

RAM Berkapasitas Monster, Tapi..

Bagian paling menarik dari Axioo Venge dipastikan terletak di jeroan, tepatnya adalah komponen RAM. Bagaimana tidak, saat ponsel menengah lainnya cuma menyodorkan RAM 2 GB, Axioo Venge menggebrak dengan kapasitas RAM 3GB!

Padahal seperti diketahui, besaran RAM 3 GB biasanya cuma ditemui di ponsel-ponsel kelas atas. Memang akan ada dua ponsel menengah yg juga menawarkan kapasitas RAM 3 GB, tetapi itu pun masih segelintir, terutama bagi pasar Indonesia.

Mengandalkan RAM sebesar itu niatnya Axioo mungkin ingin menonjolkan sisi performa. Tapi apa yg diharapkan produsen lokal ini dapat jadi malah berbalik kalau melihat komponen lainnya yg bakal bersanding dengan RAM 3 GB tersebut.

Jadi meskipun dibekali RAM 3 GB Axioo Venge sayangnya cuma dibekali prosesor quad core bikinan MediaTek. Ditambah lagi kecepatan prosesor ini cuma berada di angka 1 GHz. Lantas pakai RAM 3 GB demi performa atau hanya gimmick? Itulah pertanyaan yg terbesit oleh detikINET, seharusnya aplikasi benchmark dapat menjawabnya nanti.

Prosesor bertipe MT6735P ini ditandem dengan chip grafis Mali-T720MP. Sedangkan memori internalnya adalah sebesar 16 GB, ditambah maksimal 64 GB kalau pegguna menancapkan micro SD.

Axioo Venge milik ukuran layar 5 inch, yg lagi-lagi disayangkan resolusinya mentok di HD (1.280×720 pixel). Padahal di rentang harga yg sama, ponsel-ponsel dari China telah berani menyodorkan layar full HD (1.920 x 1.080 pixel).

Kamera tampaknya bukan bagian yg ditonjolkan oleh Axioo Venge. Kemampuannya cukup berada di angka 8 MP, yg disandingkan dengan kamera depan 5 MP. Tak ada fitur-fitur tertentu yg ditonjolkan di kamera Axioo Venge, kecuali autofokus. Soal hasil jepretannya, dapat dinilai di pembuktiannya nanti.

Sedangkan bagi pasokan dayanya, Axioo Venge mempercayakan pada baterai 2.100 mAh. Seharusnya ponsel ini mampu bertahan sekitar sesuatu hari penuh dalam pemakaian sehari-hari dengan baterai tersebut.

Pembuktian RAM 3GB

Penggunaan RAM 3 GB seharusnya menyodorkan performa mumpuni, atau setidaknya pengguna dimanjakan dengan pengoperasian yg smooth. Namun apa yg disuguhkan Axioo Venge yg menonjolkan kapastas RAM 3 GB nyatanya di luar ekspektasi.

Di setiap review yg detikINET lakukan, aplikasi benchmark standar yg digunakan adalah AnTuTu. Namun terkadang aplikasi 3DMark juga diikutsertakan kalau ponsel yg diuji milik spesifikasi istimewa, biasanya ponsel di kelas premium.

Karena masuk kategori menengah, Axioo Venge cukup diuji dengan AnTuTu. Aplikasi ini sekarang telah memasuksi versi 6.0.1. Namun karena persoalan yg belum diketahui sumbernya, Axioo Venge dianggap tidak kompatibel saat ingin men-download file tambahannya.

Alhasil, terpaksa aplikasi AnTuTu yg dipakai diturunkan versinya. DetikINET memakai AnTuTu versi 5.7.5 dalam pengujian kali ini, dan menjalankannya dengan dukungan komputasi 64 bit.

Dari beberapa kali pengujian yg telah dilakukan, Axioo Venge sukses membukukan skor di angka 14 ribuan poin. Di pengujian pertama ponsel ini mencetak angka 21.422 poin, sedangkan yg kedua skornya 21.489 poin.

Raihan ini menempatkan Axioo Venge di bawah Zenfone 5 dengan torehan skor sekitar 24 ribu poin berdasarkan data AnTuTu. Padahal secara spesifikasi ZenFone 5 milik spesifikasi yg lebih rendah karena prosesornya dual core dan RAM 2 GB.

Kesimpulannya, penggunaan RAM besar oleh Venge nyatanya tidak dapat dioptimalkan dengan baik oleh Axioo. Karena produsen lokal ini menyandingkan RAM berkapasitas besar ini dengan prosesor yg notabene biasa ditemui di ponsel di bawah 1 juta.

Dengan harganya yg sebesar Rp 2 juta seharusnya Axioo mampu mengoptimalkan Venge memakai prosesor octa core MediaTek atau mungkin Snapdragon 410 kepunyaan Qualcomm.

Kamera Bukan Daya Tarik Utama

Tak banyak basa-basi bagi menerangkan kualitas kamera yg disodorkan Axioo Venge. Ponsel ini dibekali kemampuan 8 MP, dan kamera depan 5 MP. Meski kedengarannya menjanjikan, jangan terlalu berekpektasi tinggi dengan hasil kameranya. Jepretan Axioo Venge lebih tepat disetarakan dengan ponsel di rentang harga Rp 1,5 jutaan.

Untuk membuktikannya, seperti biasa detiKINET menangkap gambar di tiga kondisi, yakni outdoor, indoor, dan makro. Outdoor mewakili kebiasaan pengguna yg senang yang berasal jepret di lingkungan terbuka. Sedangkan pengujian indoor menjawab pertanyaan pengguna yg hobi foto-foto di dalam ruangan, seperti mal misalnya
.
Sementara itu makro adalah sebagai pembuktian seberapa dalam detail yg mampu ditangkap oleh kamera Axioo Venge.

Di keadaan outdoor kalau diambil yang berasal jepret, hasil foto kamera 8 MP Axioo Venge kelihatannya lumayan. Tapi impresi berbeda baru tampak kalau hasil foto di-zoom, gambarnya jadi cenderung kurang tajam. Namun hal semacam ini sebenarnya hal lumrah di kamera ponsel kelas menengah ke bawah.

Beralih ke keadaan indoor, hasil jepretan kamera Axioo Venge terlihat cukup menjanjikan di keadaan ini. Pewarnaannya kelihatan tajam yg bikin hasil fotonya menarik di pandangan mata. Namun seperti di keadaan outdoor, hasil foto di indoor juga baru ketahuan cenderung banyak noise saat di-zoom.

Di jepretan makro kamera Axioo Venge dapat bikin tersenyum. Pasalnya hasil foto ponsel ini tampak detail. Efek bokeh di belakang objek yg dijepret makro juga lumayan. Memang tetap terasa noise-nya di sebagian besar area gambar, namun tak terlalu mengganggunya.

Disimpulkan, secara keseluruhan hasil kamera Axioo Venge sebenarnya tak jelek. Namun kalau dibandingkan dengan ponsel lainnya di rentang harga yg sama, yakni di sekitar Rp 2 juta, jepretan kamera Axioo Venge dapat dibilang masih berada di bawahnya. Sepertinya fokus Axioo Venge memang lebih cenderung menonjolkan sisi spesifikasi yg pakai RAM 3 GB, ketimbang kamera.

Opini detikINET

Seharusnya dengan penggunaan RAM 3 GB, Axioo Venge menjanjikan performa mumpuni. Setidaknya ponsel ini dapat memberikan pengalaman yg smooth saat digunakan. Namun kenyataannya tak demikian, pengujian oleh detikINET memamerkan kalau ponsel ini tak seistimewa spesifikasinya.

Beberapa kali ponsel ini mengalami hang. Ketika membuka aplikasi, yg didapat di layar cuma tampilan kosong. DetikINET terpaksa menutup paksa aplikasi kemudian membukanya kembali bagi melanjutkan.

Ketidaknyamanan lainnya terasa saat Axioo Venge diutak-atik. Rasa penggunaannya tidak beda jauh dengan ponsel menengah-bawah yg RAM-nya 1 GB yg cenderung lambat. Sama sekali tidak terasa kelebihan penggunaan RAM 3 GB di ponsel ini.

Meski demikian desain Axioo Venge cukup menarik, terutama di bagian belakangnya dimana Axioo memakai permukaan sandstone yg bikin ponsel ini nyaman di genggaman. Jadi tidak perlu takut terpeleset.

Namun dengan banderol Rp 2 juta, walau menonjolkan RAM yg sebesar 3 GB layaknya ponsel-ponsel kelas atas, tampaknya Axioo harus berusaha keras meyakinkan konsumen bagi memboyong ponsel ini. Pasalnya, di rentang harga yg sama cukup banyak ponsel-ponsel lainnya yg lebih menjanjikan dari sisi performa.

Tapi tetap saja RAM 3 GB adalah daya tarik yg sulit ditemukan di ponsel yang lain sekelasnya. Axioo Venge memberi jawaban untuk konsumen yg menginginkan ponsel dengan besaran RAM ala kelas atas namun dengan harga ramah kantong.

Spesifikasi lengkap Axioo Venge:
– Prosesor quad core 64 bit MediaTek MT6735P kecepatan 1,0 GHz
– RAM 3 GB, memori internal 16 GB, slot micro SD hingga 64 GB
– Layar 5 inch resolusi HD (1.280 x 720 pixel)
– Kamera penting 8 MP Autofokus, kamera depan 5 MP
– Baterai 2100 mAH
– OS Android 5.1 Lollipop 64 bit (yud/ash)

Sumber: http://inet.detik.com
[ads2]

Pencarian Terkini :

Axioo Venge: RAM 3 GB Bukan Jaminan! | Admin | 4.5