advertisement

Perusahaan Ini Klaim Sukses Kembangkan Vaksin Untuk Zika

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Perusahaan Ini Klaim Sukses Kembangkan Vaksin untuk Zika –

advertisement

Jakarta, Meski virus Zika sudah memakan ribuan korban, hingga kini belum ada pengobatan yg ditemukan untuk memberantasnya.

Harapan muncul ketika sebuah perusahaan bioteknologi dari India mengklaim berhasil mengembangkan vaksin untuk virus Zika. Sebenarnya telah ada puluhan perusahaan farmasi yg mengaku tengah mengembangkan vaksin serupa, namun dapat dikatakan ini ialah untuk pertama kalinya vaksin itu terealisasi.

Perusahaan yg dimaksud ialah Bharat Biotech. Meski persebaran virus Zika dikatakan belum sampai ke India, akan tapi Bharat bahkan mengaku telah mengantongi hak paten dari vaksin tersebut.

advertisement

“Kami sudah mengembangkannya sejak tahun lalu,” kata direktur manajemen Bharat, Dr Krishna Ella seperti dikutip dari ABC Australia, Minggu (7/2/2016).

Menurutnya, fase awal infeksi virus Zika sulit dibedakan dengan dua penyakit yang lain yg sama-sama disebarkan oleh nyamuk Aedes aegypti, yaitu demam berdarah dan Chikungunya. Gejala ketiganya pun mirip-mirip, seperti demam tinggi dan nyeri sendi yg menyiksa.

Untuk itu, Dr Ella menambahkan, vaksin untuk virus Zika ini didasarkan pada vaksin untuk Chikungunya yg sudah berhasil mereka kembangkan sebelumnya. Apalagi vaksin untuk Chikungunya buatan mereka sudah melalui tahapan percobaan klinis.

Karena kesamaan itulah, peneliti dari Bharat menetapkan mengembangkan ‘dua kandidat vaksin’ yg berbeda untuk memberantas virus Zika.

“Kami kira akan lebih baik apabila ada vaksin kombinasi untuk Japanese encephalitis, Chikungunya dan Zika sekaligus,” imbuhnya.

Baca juga: Peneliti Sebut Temukan Virus Zika di Air Liur dan Urine 

Kini pihaknya tengah berupaya meminta pendampingan dari pemerintah India agar vaksin yg mereka kembangkan itu langsung memasuki tahapan percobaan klinis. Harapan yg sama juga diharapkan tiba dari WHO.

“Kami telah siap, dalam dua pekan kami bersiap melakukan percobaan pada hewan. Tapi tak semudah itu di India,” keluh Dr Ella.

Padahal apabila dukungan dari pemerintah dan WHO telah di tangan, Bharat mengklaim bersiap melempar vaksin yg ditunggu-tunggu itu ke pasaran dalam kurun kurang dari tiga tahun ke depan.

Baca juga: Negara-negara Ini Masuk dalam Travel Advisory Menkes Terkait Zika (lll/up)
Sumber: http://health.detik.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Perusahaan Ini Klaim Sukses Kembangkan Vaksin untuk Zika, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Berada Di Daerah Tropis, Warga Indonesia Berisiko Tinggi Katarak

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Berada di Daerah Tropis, Warga Indonesia Berisiko Tinggi Katarak –

advertisement

Jakarta, Faktor risiko katarak dipengaruhi juga oleh tempat tinggal dan iklim. Indonesia yg berada di daerah tropis membuat masyarakatnya berisiko tinggi mengidap katarak.

Menurut dr Setiyo Budi Riyanto, SpM(K), pakar katarak dan bedah refraksi dari Jakarta Eye Center, Indonesia sebagai daerah tropis memiliki risiko lebih tinggi dari negara Eropa dan Amerika. Penyebabnya ialah tingginya paparan sinar ultraviolet.

“Di kita katarak mampu lebih cepat. Biasanya kan di atas 70 tahun, tetapi orang Indonesia rata-rata umur 56 tahun telah kena,” ungkap dokter yg juga menjabat sebagai direktur JEC Menteng ini kepada wartawan di JEC Kedoya, Jl Terusan Arjuna Utara, Jakarta Barat, seperti ditulis pada Minggu (7/2/2015).

advertisement

Baca juga: Penyembuhan Katarak Harus Dioperasi, Tak Bisa Pakai Obat ataupun Kacamata 

Dijelaskan oleh dr Budi, katarak ialah penyakit degeneratif yg akan menyerang seluruh orang. Sebanyak 90 persen orang akan mengidap katarak saat berusia di atas 70 tahun. Sementara sisanya mengidap katarak saat menginjak usia 50 tahun.

“Kamu kena, aku juga kena, seluruh orang pasti kena katarak. Tinggal bagaimana supaya katarak itu ditangani saat belum parah sehingga mampu terhindar dari kebutaan,” tambahnya lagi.

Data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut dari 285 juta pengidap gangguan penglihatan di segala dunia, 51 persennya diakibatkan oleh katarak. Di Indonesia sendiri diperkirakan ada satu pasien katarak baru di antara 1.000 orang.

Presiden Direktur JEC Korporat sekaligus Direktur Utama JEC Kedoya, dr Johan A Hutauruk, SpM(K), menyampaikan pencegahan katarak dapat dikerjakan dengan mengurangi paparan sinar ultraviolet. Misalnya dengan memakai kacamata hitam saat bepergian maupun tak memandang segera ke arah matahari.

“Selain itu perlu juga dikerjakan pola hidup sehat. Makan makanan bergizi, jangan lupa olahraga. Kalau sehat kan akan terhindar dari penyakit yang lain yg mampu meningkatkan risiko katarak,” pungkasnya.

Baca jugaJumlah Pasien Katarak Indonesia Tertinggi ke-2 di Dunia

(mrs/up)
Sumber: http://health.detik.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Berada di Daerah Tropis, Warga Indonesia Berisiko Tinggi Katarak, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Penyembuhan Katarak Harus Dioperasi, Tak Bisa Pakai Obat Atau Kacamata

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Penyembuhan Katarak Harus Dioperasi, Tak Bisa Pakai Obat atau Kacamata –

advertisement

Jakarta, Katarak, penyebab gangguan penglihatan terbesar di dunia, tidak dapat disembuhkan dengan memakai obat maupun kacamata. Pakar menyampaikan satu-satunya cara untuk menyembuhkan katarak merupakan dengan dioperasi.

dr Setiyo Budi Riyanto, SpM(K), pakar katarak dan bedah refraksi dari Jakarta Eye Center, menyampaikan katarak merupakan gangguan penglihatan yg disebabkan oleh keruhnya lensa mata. Kekeruhan ini tidak mampu dihilangkan dengan obat maupun ditangani dengan memakai kacamata.

“Katarak tak mampu pakai obat. Langsung operasi. Operasi dikerjakan untuk menghilangkan kekeruhannya itu. Setelah operasi kita juga akan tanam lensa mata supaya tak perlu pakai kacamata tebal lagi,” tutur dr Budi kepada wartawan di JEC Kedoya, Jl Terusan Arjuna Utara, Jakarta Barat, Sabtu (6/2/2015).

advertisement

Baca juga: Bermata Minus, Plus, Atau Silindris Tak Bisa Jadi Donor Mata? Itu Mitos

Dijelaskan dr Budi, ada tiga metode operasi katarak. Pertama merupakan bedah manual, kedua merupakan bedah memakai gelombang suara (ultrasound) dan ketiga merupakan bedah dengan memakai laser. Masing-masing metode memiliki keunggulan dan kelemahan masing-masing.

Bedah manual terdiri dari dua tipe, yaitu extracapsular cataract extraction (ECCE) dan intracapsular cataract extraction (ICCE). Prosedur ini membedah satu pertiga kornea mata dan memakai jahitan untuk menutup luka bedah.

“Biasanya ini dikerjakan di daerah-daerah yg belum memiliki mesin. Jadi dokternya bedah manual pakai pisau, sehingga ada bekas jahitan dan ada risiko infeksi ataupun silinder. Waktu pengerjaan kurang lebih 30 menit,” ungkap dokter yg juga Direktur JEC Menteng ini.

Metode kedua merupakan Phacoemulsification. Metode ini memakai gelombang ultrasonik untuk menghancurkan keruh yg ada di mata. Luka yg dihasilkan pun kecil cuma 2,2 mm dan memakai mesin serta bius tetes.

“Pengerjaannya kurang lebih 15 – 20 menit. Metode ini sekarang yg jadi standar operasi katarak di dunia dan telah memakai mesin,” ungkapnya lagi.

Terakhir merupakan femtosecond laser assisted cataract surgery (FLACS). Metode ini memakai laser untuk menghancurkan keruh di lensa mata dan tak memakai pisau. Waktu pengerjaannya pun tidak sampai satu menit. Sayangnya, penggunaan metode ini tergolong mahal.

Baca juga: Bisa Ganggu Produktivitas, Jangan Sepelekan Katarak(mrs/vit)
Sumber: http://health.detik.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Penyembuhan Katarak Harus Dioperasi, Tak Bisa Pakai Obat atau Kacamata, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Separuh Kasus Gangguan Penglihatan Disebabkan Oleh Katarak

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Separuh Kasus Gangguan Penglihatan Disebabkan oleh Katarak –

advertisement

Jakarta, Katarak masih perlu mampu perhatian di Indonesia. Apalagi dalam konteks global, separuh perkara gangguan penglihatan disebabkan katarak.

“Jumlah pasien katarak di Indonesia masih di atas 0,5 persen yg jadi standar WHO. Artinya katarak masih ialah persoalan sosial dan jadi tanggung jawab kita semua,” tutur Presiden Direktur JEC Korporat? sekaligus Direktur Utama JEC @ Kedoya, dr Johan A Hutauruk, SpM(K).

Hal itu disampaikan dia dalam acara temu media Bakti Katarak di JEC Kedoya, Jl Terusan Arjuna Utara, Jakarta Barat, Sabtu (6/2/2015). Bakti sosial operasi katarak gratis ini digelar atas kerja sama dengan kalangan Harley Owner Group Jakarta Chapter dan Med Docs

advertisement

Karena itu, operasi katarak tidak cuma bermanfaat bagi pasien namun juga keluarga. Apalagi berdasarkan laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), dari 285 juta pengidap gangguan penglihatan di semua dunia, 51 persennya diakibatkan oleh katarak. di Indonesia, diperkirakan ada satu pasien katarak baru di antara 1.000 orang.

Pada Bakti Katarak tahun ini, JEC memberikan operasi katarak gratis kepada 100 orang. 60 Orang dioperasi di JEC Kedoya, sementara 40 orang sisanya dioperasi di JEC Cibubur.

Pimpinan JEC Kedoya berfoto bersama Harley Owner Group Jakarta Chapter dan Med Docs and Friend Indonesia. (Foto: M Reza Sulaiman)

“Operasi katarak sendiri tidak cuma bermanfaat untuk pasien, namun juga keluarga. Beban keluarga yg selama ini harus menuntun dan mengurus pasien akan terangkat,” tambahnya lagi.

Baca juga: Jumlah Pasien Katarak Indonesia Tertinggi ke-2 di Dunia

Suherli, Asisten Direktur Harley Owner Group Jakarta Chapter, menyampaikan bakti katarak sebagai salah satu bentuk kepedulian kalangan kepada masyarakat. Ia berharap bakti sosial ini dapat jadi kegiatan rutin yg dikerjakan tiap tahun.

“Mata adalah jendela. Dengan operasi katarak orang yg sebelumnya tak mampu melihat, mampu menikmati keindahan yg ada di dunia ini,” tuturnya.

dr Radja Simanjuntak, SpAN, MM, Ketua MedDocs and Friend Indonesia, kalangan motor besar yg beranggotakan dokter, juga mengaku bangga dapat bekerja sama dalam bakti sosial ini. Ia menyampaikan bakti katarak juga ialah bagian dari dukungan terhadap target pemerintah bebas katarak pada tahun 2019.

“Kami bangga mampu terlibat segera dan mendukung Indonesia bebas buta katarak,” ungkapnya.

(mrs/vit)
Sumber: http://health.detik.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Separuh Kasus Gangguan Penglihatan Disebabkan oleh Katarak, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Stop Konsumsi Makan Dan Minum Tidak Sehat

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Stop Konsumsi Makan dan Minum Tidak Sehat –

advertisement

Jakarta – Kebiasaan konsumsi makanan yg tak sehat mampu menyebabkan kecanduan. Nah, bagaimana cara menghilangkan kebiasaan tersebut?

Mengutip dari boldsky, Minggu (07/02/2016), beberapa kebiasaan buruk seperti merokok, minum maupun mengkonsumsi makanan junk food bisa merusak kesehatan. Kebiasaan yang lain yg kerap dikerjakan merupakan terlalu banyak ngobrol sehingga bisa mengganggu karir.

advertisement

Apakah Anda terlalu stres maupun Anda merasa bosan? Mengapa Anda masuk dalam kebiasaan tersebut? Setelah Anda melacak dan menemui akar masalah, Anda bisa menghilangkan kebiasaan buruk tersebut. Berikut ialah cara mengatasinya.

1. Cari Cara yg Berbeda

Setiap kali Anda ingin merokok maupun mengkonsumsi minuman yg tak sehat, Anda perlu memiliki aktivitas pengganti untuk mengontrol keinginan Anda. Sebagai contoh, saat dorongan itu datang, Anda bernafas dalam – dalam selama dua menit. Kemudian, Anda dapat mengkonsumsi permet karet. Mungkin, Anda mampu melakukan beberapa latihan peragangan di berbagai tempat untuk mengalihkan pikiran Anda.

2. Tinggalkan Pemicu

Jika Anda seorang perokok, lalu hindari zona merokok. Jika Anda seorang peminum, hindari pemicunya. Jika Anda ialah seorang pecandu internet, Anda mampu menghindari hal tersebut. Dengana cara ini, Anda mampu menghidari pemicu yg membuat Anda melakukan kebiasaan tersebut.

3. Cari Teman

Carilah teman yg memiliki keinginan yg sama. Misalnya, cari teman yg berhenti merokok, ini lebih baik dari teman – teman yg merokok di hadapan Anda. Setidaknya untuk waktu yg singkat.

4. Cintai Diri

Selama proses meninggalkana kebiasaan buruk, Anda bisa mengucapkan selama kepada diri Anda sendiri setiap kali Anda menang atas keinginan maupun hasrat yg ada di dalam diri. Ini akan memotivasi Anda untuk selalu menang lebih banyak.

Sumber: http://gayahidup.inilah.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Stop Konsumsi Makan dan Minum Tidak Sehat, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Raih Zat Besi Dari Berbagai Sumber Makanan

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Raih Zat Besi dari Berbagai Sumber Makanan –

advertisement

Jakarta – Zat besi sangat utama untuk tubuh. Hal ini untuk mengurangi akibat anemia.

Mengutip dari boldsky, Minggu (07/02/2016), zat besi sangat utama untuk sistem kekebalan tubuh lebih baik. Hal ini juga sangat diperlukan untuk detoksifikasi obat yg terjadi di hati. Kekurangan zat besi bisa menyebabkan gejala seperti kelelahan, sakit kepala, detak jantung cepat, kelesuan, kulit pucat, rambut rapuh, persoalan pernapasan, kurang tidur, dan kelemahan.

advertisement

Namun, perlu diperhatikan terlalu banyak mengkonsumsi zat besi juga tak baik untuk tubuh Anda. Hal ini mampu menyebabkan produksi radikal bebas dalam tubuh yg mengakibatkan kerusakan hati dan jantung.

Wanita memerlukan sekitar 15 mg zat besi perhari sedangkan laki – laki memerlukan sekitar 10 mg zat besi perhari. Sayuran dan daging merupakan beberapa sumber zat besi yg baik. Berikut merupakan daftar makanan yg jadi sumber zat besi.

1. Kacang

Mengkonsumsi setengah cangkir kacang bisa menyediakan sekitar 10 persen zat besi. Kacang – kacangan seperti kacang merah, kacang hitam, kacang pinto, buncis, dan lainnya merupakan sumber zat besi. Kacang hitam juga adalah sumber kekayaan molibdenum yg memungkinkan untuk memudahkan penyerapan zat besi.

2. Sayuran Hijau

Sayuran hijau berwarna gelap jadi sumber zat besi. Satu cangkir bayam yg dimasak mengandung sekitar 3,2 gram zat besi. Ini juga ialah sumber yg baik dari vitamin C dan membuat penyerapan zat besi yg mudah.

3. Telur

Telur merupakan sumber yg kaya dengan zat besi. Mengkonsumsi dua butir telur sehari mampu berkontribusi sekitar 8 persen dari kebutuhan harian zat besi. Telur memiliki zat besi yg menempel pada protein heme yg akan diserap oleh tubuh dengan mudah. Hal ini juga mampu menolong untuk menyerap zat besi non – heme yg hadir di dalam sayuran.

4. Dark Chocolate

Memiliki sekitar 100 gram cokelate gelap bisa menyediakan sekitar 35 persen dari komponen besi yg diperlukan per hari. Hal ini juga bermanfaat untuk menurunkan tekanan darah dan kadar kolesterol tinggi.

5. Kedelai

Kedelai ialah salah satu sumber zat besi yg baik. Hal ini juga dikemas dengan mineral, protein, dan serat. Satu cangkir kacang kedelai bisa memberikan jumlah zat besi yg diperlukan per hari.

Sumber: http://gayahidup.inilah.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Raih Zat Besi dari Berbagai Sumber Makanan, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Perokok Pasif Lebih Berisiko Terserang Kanker Paru? Ini Penjelasan Pakar

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Perokok Pasif Lebih Berisiko Terserang Kanker Paru? Ini Penjelasan Pakar –

advertisement

Jakarta, Salah satu faktor risiko terserang kanker paru merupakan paparan asap rokok. Lantas, apakah itu artinya perokok pasif lebih berisiko terserang kanker paru?

dr Elisna Syahruddin, SpP(K), PhD, konsultan onkologi paru dan mediastinum dari RS Persahabatan menyampaikan perokok pasif merupakan orang yg sehari-hari terpapar asap rokok, padahal tak merokok. Hal ini membuat mereka lebih berisiko terserang kanker paru daripada orang yg jarang terpapar asap rokok.

Baca juga: Kanker Paru Sering Tidak Bergejala, Jangan Malas Periksa Paru

advertisement

“Misalnya dia serumah sama perokok. Ini perokok pasif. Tentu risikonya lebih besar daripada orang yg tak serumah sama perokok. Tapi tetap risiko perokok lebih tinggi,” ungkap dr Elisna, kepada detikHealth, di RS Persahabatan, Rawamangun, Jakarta Timur, Jumat (5/2/2015).

Dijelaskan dr Elisna, perokok pasif terpapar polusi asap lebih banyak daripada non-perokok. Jika non-perokok cuma terpapar asap polusi di jalan raya, perokok pasif juga terpapar polusi asap rokok di rumah.

“Istilahnya indoor polution. Jadi bukan risikonya lebih tinggi. Tapi lebih kepada sakit hati. Saya nggak merokok kok kena kanker paru. Sementara yg perokok kan telah tahu risikonya,” tuturnya lagi.

Oleh sebab itu dr Elisna menyarankan bagi yg tinggal satu rumah dengan perokok, untuk bisa melakukan pencegahan. Misalnya dengan meminta pasangan berhenti merokok.

Selain itu pencegahan juga harus dilakukan, yaitu dengan melakukan pola hidup sehat. Tak sulit, pola hidup sehat dapat dikerjakan dengan melakukan olahraga rutin dan menjauhi makanan tak sehat.

“Olahraga dan makan sehat. Dan paling penting, hidup positif, jauhi stres. Kalau stres akan melepaskan hormon tak baik yg merugikan tubuh,” ungkapnya.

Baca juga: Perokok Pasif Berisiko Menopause Dini dan Kesuburan Terganggu(mrs/vit)
Sumber: http://health.detik.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Perokok Pasif Lebih Berisiko Terserang Kanker Paru? Ini Penjelasan Pakar, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Telinga Suka Berdenging? Hal-hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Telinga Suka Berdenging? Hal-hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya –

advertisement

Jakarta, Telinga merupakan indra pendengaran yg sensitif sehingga jika terjadi sesuatu padanya tentu dapat membuat panik. Misal saja saat telinga tiba-tiba terasa berdenging, kira-kira apa ya penyebabnya?

Dalam dunia medis, keadaan telinga yg tiba-tiba berdenging ini disebut tinnitus dan dapat disebabkan oleh berbagai hal. Meski tidak parah tetapi keadaan ini dapat cukup mengganggu, terutama saat seseorang sedang sibuk beraktivitas.

dr Bagas Wicaksono, SpTHT, dari RSIA Kemang menjelaskan umumnya telinga berdenging dapat terjadi sebab apa yg disebut noise-induced hearing loss. Contoh dari hal ini ialah saat ada suara ledakan petasan maupun sirene yg lumayan dekat sehingga lalu telinga pun berdenging.

advertisement

Baca juga: Penyebab Telinga Berdenging dan Terasa Tak Nyaman Saat Pesawat Lepas Landas

Efek dengingan ini mampu terjadi sementara ataupun dapat permanen, tergantung dari tingkat kerusakan yg terjadi pada struktur telinga.

“Tapi tak tertutup juga kemungkinan sebab ada infeksi, kelainan pada pembuluh darah, terpapar obat-obat yg kurang sesuai, dan cedera kepala,” kata dr Bagas saat dihubungi detikHealth, Sabtu (6/2/2016).

Telinga yg berdenging akibat infeksi, paparan obat, ataupun penyakit pembuluh darah ini mampu hilang sendiri jika sumbernya diatasi. Tapi untuk memastikan sumber tersebut dokter jelas perlu melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Kalau berdenging sebab persoalan kesarafan nggak mampu hilang sendiri. Kalau berdenging sebab infeksi, sakit pembuluh darah ataupun jantung itu mampu hilang kalau diatasi,” tutup dr Bagas menambahkan bahwa tidak segala telinga berdenging dapat menjadi tuli.

Baca juga: Hati-hati! Telinga Tuli Mendadak Bisa Jadi Karena Virus(fds/vit)
Sumber: http://health.detik.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Telinga Suka Berdenging? Hal-hal Ini Bisa Jadi Penyebabnya, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Ini Sebabnya Wanita Lebih Sulit Turun Bobot Dibandingkan Pria

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Ini Sebabnya Wanita Lebih Sulit Turun Bobot Dibandingkan Pria –

advertisement

Jakarta, Jika ada seorang pria dan wanita yg sama-sama bertubuh tambun, biasanya pria akan lebih cepat mengalami penurunan berat badan. Tak heran, karena studi mengungkapkan wanita memang lebih sulit dalam menurunkan berat badan dibandingkan pria.

Demikian disampaikan oleh para peneliti dari Universities of Aberdeen and Cambridge. Alasannya, terdapat efek hormon yg dimiliki oleh wanita dan diatur oleh otak.

Dalam melakukan penelitian ini, Dr Lora Heisler dan Dr Luk Burke dari Rowett Institute of Nutrition and Health memakai tikus jantan dan betina. Sementara para tikus jantan berhasil menurunkan berat badan, efek serupa tidak dialami oleh tikus betina.

advertisement

“Kami menemukan bahwa bagian otak yg berpengaruh terhadap pembakaran kalori memiliki kinerja berbeda antara wanita dan pria,” ungkap Burke, seperti dikutip dari News Max Health, Jumat (5/2/2016).

Lebih tepatnya, Burke melanjutkan, hormon yg dimaksud ialah hormon yg bertanggung jawab dalam mengatur nafsu makan, aktivitas fisik, pengeluaran energi dan penurunan berat badan. Hormon ini diproduksi di bagian otak dan disebut sebagai peptida pro-opiomelanocortin (POMC).

Peneliti coba untuk menguji cara kerja hormon peptida POMC pada tikus betina. Ditemukan bahwa seandainya hormon ini ditambah, para tikus mengalami peningkatan berat badan secara signifikan namun mereka tetap tidak dapat membakar kalori lebih efektif.

Para peneliti menyimpulkan bahwa cara kerja hormon ini membuat wanita lebih sulit mengatur pembakaran energi dan aktivitas fisik. Inilah salah satu alasan mengapa wanita lebih gampang mengalami kenaikan berat badan, namun sulit menurunkannya.

Studi ini sudah dipublikasikan dalam jurnal Molecular Metabolism.

Baca juga: Mana Lebih Efektif Untuk Membakar Kalori: Berjalan maupun Berlari?

(ajg/up)
Sumber: http://health.detik.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Ini Sebabnya Wanita Lebih Sulit Turun Bobot Dibandingkan Pria, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.

Langkah Kemenkes RI Cegah Gratifikasi Untuk Dokter

[ads1]

Sebarkanlah…
PalingPopuler.Com mengabarkan : Langkah Kemenkes RI Cegah Gratifikasi Untuk Dokter –

advertisement

Jakarta – Dalam rangka mencegah gratifikasi pada profesi Kedokteran, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI melarang dokter menerima sponsorship dari perusahaan farmasi.

Ketentuan tersebut tak cuma berlaku bagi para PNS, namun juga para dokter dari komunitas swasta. Hal ini berkaitan dengan pengembangan pendidikan.

advertisement

“Pemberian sponsorship bagi pengembangan pendidikan kedokteran berkelanjutan memiliki manfaat dalam rangka penyerapan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kedokteran / kedokteran gigi, namun masalah pemberian sponsorship ini adalah hal yg kompleks sebab melibatkan banyak institusi dan bersinggungan dengan sejumlah aturan hukum yg berlaku di Indonesia,” kata Inspektur Jenderal Kementerian Kesehatan RI, Drs. Purwadi, Apt, MM, ME ketika ditemui di kantor Kemenkes RI, Jakarta, Jumat (05/02/2016).

Masih menurutnya, sesuai dengan UU No. 20 /2001 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, gratifikasi merupakan pemberian dalam arti luas kepada individu (pasal 12B ayat 1). Pemberian sponsorship yg diberikan segera dari perusahaan farmasi kepada seseorang dokter tak diperbolehkan dalam aturan Permenkes No. 14/2014 tentang pengendalian gratifikasi, sebab sangat erat kaitannya dengan benturan kepentingan dalam peresepan obat.

“Setiap profesi kedokteran memiliki kesempatan yg sama untuk mendapatkan dukungan dalam mengikuti Pengembangan Pendidikan Keprofesian Berkelanjutan (P2KB) sesuai dengan keahlian bidan keilmuan. Karena itu, pemberian sponsorship kepada profesi kedokteran pada prinsipnya harus dikerjakan secara terbuka dan tak ada konflik kepentingan,” tambahnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, seluruh tawaran dan undangan sponsorship kepada dokter harus melalui jalur institusi ataupun organisasi profesi kedokteran, tak diberikan segera kepada yg bersangkutan.

Sumber: http://gayahidup.inilah.com
[ads2]

Terima kasih Anda telah membaca informasi tentang Langkah Kemenkes RI Cegah Gratifikasi Untuk Dokter, simak informasi menarik lainnya hanya di PalingPopuler.Com.